Selasa, 23 Oktober 2018

We're Growing Old And So Are Our Parents


Keiinginanku saat ini adalah menjaga kedua ortu di rumah
Pingin melihat dan menemani setiap hari di masa tua keduanya
Tak mau terlewat tuk menyaksikan setiap keriput yang muncul di wajah mereka

Minggu, 21 Oktober 2018

Ketika menjadi tukang nggambar dianggab remeh temeh

Actually, I am confused by the social law of Indonesian netizen. Dianggab mapan kalau udah pns, kerja di bumn, atau perusahaan terkemuka. Kalaupun wiraswasta kalau belum punya mobil atau rumah mewah masih dianggab belum mapan. Orang yang memilih keluar dari gajian perbulan dan memilih menggaji dan membuka kesempatan kerja buat orang lain dianggab belum mapan dan masih pengangguran karena pekerjaannya yang tidak terlihat orang dan tidak menunjukkan hartanya. Yaa, memang ndak semua. But, most of Indonesian. Mungkin sebagian besar memang generasi lama yang berpandangan seperti itu. Ada juga generasi milenial yang lebih open minded. 

“Your work is going to fill a large part of your life, and the only way to be truly satisfied is to do what you believe is great work. And the only way to do great work is to love what you do.” Steve Jobs

Kamis, 10 Mei 2018

1000 $ pertama dari shutterstock

10/05/2018
Alhamdulillah sudah mencapai 500$ earning. Naik level dari 0,25 menjadi 0,33 $ per download untuk subscriber image download.


Selasa, 21 Juni 2016

The Story Behind my Traveling to Europe

August. Busy time for my activities. As a student that lived in the village, it should be rather strange even if your village has important event at night but you have a class in the morning. Especially if you live in java culture, so many events from your neighbour will invite you. This story began on April. There was the day when I enjoyed the student atmosphere.

I enrolled as a master student in crop estate technology faculty agriculture technology Gadjah Mada University. I have entered the second semester in there. Therefore there was time for preparing thesis plan. As interesting as I study, I would like to study essential oil more. So I visited Prof. Hardjono Sastro Hamidjojo, my lecturer in bachelor last time. He is someone expert in the essential oil. I want to learn synthesis from compounds of citronella oil, to make synthesised compounds that be a higher value to sell.

Prof. Hardjono Sastrohamidjojo

Yes, I have got permission from him. But, unfortunately, the project required be paid by myself. I imagined it might be so expensive. And then where was the money comes from?

Selasa, 22 Maret 2016

My Feeling about Chalmers and Sweden

My name is Ahmad Safarudin. I am a master student at Crop Estate Technology Faculty Agriculture Technology,Gadjah Mada University, Indonesia. I enrolled as an exchange student in Autumn 2015 period doing my thesis work on biotechnology projects. I really interest in developing the waste materials to renewable energy. Then, it was that I have done the research in Chalmers, made biogas from waste.

I worked my lab work at the Department of Chemistry and Chemical Engineering of Chalmers through Linnaeus Palme program. I did the lab work about developing lignocelluloses waste to produce biogas. I don’t take the wrong option choosing Chalmers as the place to work my thesis. The place was a comfortable area for doing my lab work. I have the very kind supervisor and people in this department was so friendly. It is easy to obtain chemicals and use lab instruments who I can not get in Indonesia as easy as in Chalmers. The department provided me superb facilities that I need to do my thesis work.

Minggu, 27 Desember 2015

Snow in Goteborg

Gothenburg, Here I lived since the last September. And then, winter is coming. The night is longer than the day. I am surprised today at the morning. Beautiful snow fell down dusting my face. Dainty sensation, still -2 degree of celsius.


Senin, 16 Maret 2015

Perasaan

Perasaan adalah makhluk rumit yang berada dalam jiwa yang kelaparan oleh penantian. Mungkin kita tidak memerlukan perasaan. Dari perasaan yang terhubung ke perasaan lainnya jiwa-jiwa merasakan sakit, tersesat. Terperosok kedalam lantunan fatamorgana. Seakan perasaan berkata kepada perasaan yang lainnya,” Ahirnya aku menemukanmu wahai cahaya, keindahan yang sejati.” Namun ternyata, perasaan menyulutkan api-api keinginan, api-api ke-egoan. Hingga api tumbuh besar dan besar. Ahirnya ego bertahta, menyingkirkan kepasrahan dalam lubuk jiwa.

Jumat, 06 Maret 2015

Mulai nge-Blog lagi

Berkat seorang teman, nafsuku naik, aku mupeng ngeblog lagi. Sepertinya seru merekam jejak kehidupan, menulis, lalu membaginya. Semoga saja bisa istiqomah. Minimal satu minggu satu tulisan lah ya. Salam hangat, sukses selalu.

Jumat, 19 September 2014

Menakar Urgensi Realisasi PLTN

Baru-baru ini media elektronik mulai mengangkat diskursus energi sebagai respon acara diskusi “Mengenal Lebih Dekat Iptek Nuklir” di Bogor di Favehotel, Bogor, Sabtu 13 September 2014. Dalam diskusi tersebut Kepala Badan Tenaga Nuklir Nasional (Batan) menyinggung rencana kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) yang akan dilakukan di masa pemerintahan Jokowi. Ia mempertanyakan ketidak jelasan sikap pemerintah terkait kebijakan mempertahankan subsidi BBM sampai saat ini.
 
Padahal alokasi subsidi BBM yang sekitar Rp300 triliun itu dapat digunakan untuk membangun enam PLTN komersial. Dari pernyataan Kepala Batan Djarot Sulistio Wisnubroto tersebut

Rabu, 15 Januari 2014

Cerpen Cinta



Ada suatu kala dimana cerpen tidak dikarang seperti biasa. Jauh dari dugaan ketika filsafat telah menyentuh sastra. Ketika bahan obrolan berupa logika jahat yang sering berdusta kepada perasaannya sendiri.

Suasana hening. Rusunawa yang dihuni para peserta pesantrenisasi berdiri megah nan angkuh. Wajar, waktu menunjukkan pukul 24.00 WIB. Para penghuni terlelap setelah kecapekkan mencari ilmu keagamaan dan sosial. Beruntung mereka mencarinya, bukan menuntutnya. Karena salah apa ilmu, sehingga tega orang menuntutnya?

Jumat, 03 Januari 2014

Menyentuh Makna Makrab

Belum lama mahasiswa-mahasiswi baru telah menjalani Makrab (Malam Keakraban) yang digelar oleh beberapa himpunan mahasiswa masing-masing prodi di Universitas. Namanya juga malam keakraban, maka kegiatan yang direfleksikan dari acara itu selayaknya adalah suatu malam yang di dalamnya terdapat keakraban.


Amat kontradiksi, membaca Koran Sindo (17/10/2013), hanya gara-gara beberapa mahasiswa baru (maba) tak ikut Makrab di salah satu Universitas di Jogja, sejumlah mahasiswa senior mengeroyok maba. Sungguh disayang-kan. Ketika keakraban yang dicari terselip ego yang membuat amarah termanifestasi dalam kriminalitas. Maka amat penting untuk menjaga visi objektif dari Makrab, yakni terciptanya keakraban. Tentu visi ini tak mungkin terwujud tanpa menjalankan misi yang sinergis.

Jumat, 20 September 2013

Menguak Topeng-Topeng



Ada dua jenis orang saleh: Yang ingin mengumumkan kesalehannya pd semua orang; Ada yg merasa cukup Tuhan saja yg tahu. ~Ulil Abshor Abdalla

Ada dialektika yang menghubungkan baik dan buruk. Meski ada limit yang memisahkan dua term tersebut. Meski jika dihubungkan dengan terminologi benar dan salah, baik belum tentu benar, benar belum tentu baik. Bahkan keburukan yang tidak terus lebih baik dari kebaikan yang tidak terus. Demikian juga kesalahan yang tidak terus lebih benar dari

Kamis, 04 Juli 2013

Kembali Kepada Hakekat


Alam adalah pesan yang disampaikan untuk manusia. Karena manusia sendiri hakekatnya sebagai khalifah. Mempunyai hak intervensi untuk mengatur alam, meski keputusan tetaplah kuasa penuh Sang Pencipta alam dan manusia itu sendiri. Alam sebagai pesan mengantarkan manusia ke jalan transcendental. Alam adalah manifestasi wujud, demikian juga manusia. Manusia yang mengerti alam akan tahu bagaimana mengelolanya. Sehingga dapat sinkretis antara keduanya. Itulah keseimbangan (taichi). Sebelum mengatur tentu harus ada pemahaman. Pemahaman yang paling mendasar adalah tentang asal usul.
Istilah jawanya Sangkan Paran.



Usaha manusia untuk menemukan asal usul

peristiwa di PTAPB BATAN


BATAN sebuah nama sakral untuk litbang nasional di bidang nuklir. Hari ini saya belajar banyak darimu. Disiplin dan pantang menyerah. System yang ketat dan multidisiplin. Perangkat peneliti yang teliti yang menjunjung tinggi profesionalitas. Di sudut yang lain saya masih heran, harusnya PLTN dapat hadir di Negara ini mengingat kinerjamu yang tinggi.
Siang kian membara. Motor lusuh pinjaman bapak tercinta mulai kukayuh slahnya. Ngreng..ngrengg. Di bawah terik sinar yang mulai membakar tanganku. Berteman satu batang 76 kretek yang lincah dianatara jari-jariku. Dengan kecepatan bernada tenang kumulai menuju ketempatmu, BATAN.
Tas hitam itu menyimpan dokumen penting untuk menunjang studiku di UII. Laporan PKL yang belum genap di ACC oleh perangkat pejabat di BATAN. “Permisi bu.” Ucapku pada wanita paruh baya berbaju putih bercelana biru. Meski wanita, ia nampak tegas dan berwibawa, pun santun.
Setelah melempar senyumnya ia menjawab sapaanku,”Ada yang bisa dibantu mas?”
“Mau bertemu Bu Endang.”
Tak lama ia menyiapkan surat keterangan (disediaka bagi tamu berisi data detail penamu dan yang ditemui), khas BATAN banget. Semua orang asing yang masuk terdata, aman. Meski agak ribet jika tiap hari begitu terus menerus.
Bangunan tinggi menjulang. Reaktor kartini.

Kamis, 27 Juni 2013

Suwung

Malam ini sunyi telah dibuat manusia. Tidak ada basa-basi dalam binar matamu. Menembus dalam hening yang tercipta tanpa dasar. Hidup terlalu kelabu tanpa batas-batas cintaNya. Saat roda berputar hidup pun berjalan di jalan terjal.

Jumat, 24 Mei 2013

Ketika Malaikat Pergi dan Nafsu Buruk Mendominasi



Duduk termenung mendengarkan kata hati. Sejenak bayangmu menghiasi sore ini. Baru beberapa hari ketika aku melihatmu tersenyum ceria. Raut wajah yang natural terhias dalam eloknya pesonamu yang rumit. Saat engkau berlenggak-lenggok berjalan girang, tiba-tiba menyapaku. “Mas Adiiin!” Suaramu terlihat merdu meski cempreng dan fals. Aku terhibur dalam denyut yang nyaman. Candu menggelegak membuka urat nadi untuk menyalurkan darah dengan cepat.

Sekarang ini aku hanya bisa merasakan kehadiranmu dalam imajinalku yang sulit. Terbatas pada angan yang kias. Kerinduan seorang perindu untuk merindukan sosok yang dirindu. Kepasrahan yang tiada pasrah untuk memaksakan pasrah atas kepasrahan yang berpasrah. Dug..dug..dug bunyi jantung pertanda imajinalku adalah realitas. Ya, saya

Negeri Dongeng (sebuah cerpen)



Sebagian orang  sering meremehkan cerita dongeng. Kadang dianggap kekanak-kanakan. Mereka lebih bangga dengan novel-novel tebal. Perempuan lebih suka novel dengan dinamika romantika. Pria lebih suka novel dengan nuansa adventure dan logika.
Sedangkan dongeng mereka tempatkan dalam dunia anak kecil yang fatamorgana. Itu sebagai paradigma. Meski, realitasnya tidak selalu. Masih ada yang suka dongeng. Masih ada yang selalu rindu fantasi, imajinasi. Walau kadang tidak masuk akal, dongeng adalah keabadian akal. Ketika akal melayang, ia bebas, “aku berfikir, maka aku bebas.” Maka jangan anggab ini serius. Tidak ada yang serius dalam otakku. Bukankah dunia hanya sendau gurau?

Andaikata dunia saat ini seperti yang kita lihat,banyak gedung gemerlap di malam hari, sepeda motor dan mobil berlalu lalang. Ada pesawat terbang, helikopter, kapal, kereta api, dan perangkat modern lainnya. Tahukah bahwa dahulu sekitar 1000 abad lalu ada dunia yang tak kalah canggih seperti sekarang?

Minggu, 07 April 2013

Hijrah di Era Kosmopolitan

Dan berpeganglah kamu semuanya kepada tali (agama) Allah, dan janganlah kamu bercerai berai, dan ingatlah akan nikmat Allah kepadamu ketika kamu dahulu (masa Jahiliyah) bermusuh-musuhan, maka Allah mempersatukan hatimu, lalu menjadilah kamu karena nikmat Allah, orang-orang yang bersaudara; dan kamu telah berada di tepi jurang neraka, lalu Allah menyelamatkan kamu dari padanya. Demikianlah Allah menerangkan ayat-ayat-Nya kepadamu, agar kamu mendapat petunjuk. (QS. Ali Imran [3]: 103)
 
Dalam mengarungi kenyataan hidup manusia dihadapi dengan dua pilihan. Kanan atau kiri. Baik atau buruk. Benar atau salah. Cinta atau benci. Maaf atau dendam. Berkah atau murka. Suci atau kotor. Dalam pengejawantahannya tak mungkin manusia tiba-tiba langsung kanan, langsung benar, langsung baik. Tidak ada manusia yang ujug-ujug langsung menjadi ulama, ustadz, intelektual, meski ulama, ustadz, intelektual bukan parameter masuk surga. Perlu proses.

Proses menuju, keadaan manusia mengarungi tujuan lebih baik,

Senin, 06 September 2010

Mozaik Ruh di Atas bumi




Hidup sendiri musnah
Hidup makan minum apalah
Tanpa aturan adalah permusuhan
Tanpa kesopanan adalah tak punya kemaluan
Penghargaan sama dengan hiasan
Uang, wanita rupa-rupa godaan
Kadang setan kadang nikmat
Oh bila aku tergelincir

Jurang dalamnya di ahir

Taman peltim, 20 November 2009

Rabu, 26 Agustus 2009

SENI BERFIKIR



Suatu perusahaan yang besar dapat tumbuh, kemajuan teknologi yang sangat canggih, tumpukan novel yang mempengaruhi orang banyak, dan segala urusan besar lainnya berasal dari suatu PEMIKIRAN yang SEDERHANA dan SIMPEL. Beginning it’s a SIMPLE thing…
Pikiran adalah focus segala urusan. Dengan pikiran kita dapat menilai suatu perbuatan. Pikiran yang baik akan mempengaruhi tindakan yang akan dikerjakan, demikian pula sebaliknya. Maka pandai-pandailah MENGOLAH PEMIKIRAN…
Tobe a good thinker must be a genius preparation. Persiapan awal anda berfikir adalah dari hal yang paling SEDERHANA…setelah itu baru kembangkan…dan tak lupa CATAT setiap detail pemikiran…gunakan INOVASI dan IMAJINASI…bermimpilah dan detailkan mimpi itu dengan alasan yang RASIONAL. Jika menemukan hal yang masih janggal dan mengambang, KEMBANGKANLAH pemikiran itu…satu hal yang penting….bahwa pemikiran itu MAHAL harganya. Otak yang telah dianugrahkan oleh TUHAN kepada manusia sangatlah patut kita SYUKURI. Maka dari itu bersantai santai tidak mengembangkan pemikiran anda sangatlah MERUGI dan MERUGI. Pemikiran adalah ASET berharga…
Marilah kiata BERFIKIR POSITIF!!!(:p)!(~-~)!