I worked my lab work at the Department of Chemistry and Chemical Engineering of Chalmers through Linnaeus Palme program. I did the lab work about developing lignocelluloses waste to produce biogas. I don’t take the wrong option choosing Chalmers as the place to work my thesis. The place was a comfortable area for doing my lab work. I have the very kind supervisor and people in this department was so friendly. It is easy to obtain chemicals and use lab instruments who I can not get in Indonesia as easy as in Chalmers. The department provided me superb facilities that I need to do my thesis work.
Tampilkan postingan dengan label sains. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label sains. Tampilkan semua postingan
Selasa, 22 Maret 2016
My Feeling about Chalmers and Sweden
My name is Ahmad Safarudin. I am a master student at Crop Estate Technology Faculty Agriculture Technology,Gadjah Mada University, Indonesia. I enrolled as an exchange student in Autumn 2015 period doing my thesis work on biotechnology projects. I really interest in developing the waste materials to renewable energy. Then, it was that I have done the research in Chalmers, made biogas from waste.
Rabu, 26 Agustus 2009
SENI BERFIKIR
Suatu perusahaan yang besar dapat tumbuh, kemajuan teknologi yang sangat canggih, tumpukan novel yang mempengaruhi orang banyak, dan segala urusan besar lainnya berasal dari suatu PEMIKIRAN yang SEDERHANA dan SIMPEL. Beginning it’s a SIMPLE thing…
Pikiran adalah focus segala urusan. Dengan pikiran kita dapat menilai suatu perbuatan. Pikiran yang baik akan mempengaruhi tindakan yang akan dikerjakan, demikian pula sebaliknya. Maka pandai-pandailah MENGOLAH PEMIKIRAN…
Tobe a good thinker must be a genius preparation. Persiapan awal anda berfikir adalah dari hal yang paling SEDERHANA…setelah itu baru kembangkan…dan tak lupa CATAT setiap detail pemikiran…gunakan INOVASI dan IMAJINASI…bermimpilah dan detailkan mimpi itu dengan alasan yang RASIONAL. Jika menemukan hal yang masih janggal dan mengambang, KEMBANGKANLAH pemikiran itu…satu hal yang penting….bahwa pemikiran itu MAHAL harganya. Otak yang telah dianugrahkan oleh TUHAN kepada manusia sangatlah patut kita SYUKURI. Maka dari itu bersantai santai tidak mengembangkan pemikiran anda sangatlah MERUGI dan MERUGI. Pemikiran adalah ASET berharga…
Marilah kiata BERFIKIR POSITIF!!!(:p)!(~-~)!
Selasa, 05 Mei 2009
AMDAL (Analis Dampak Lingkungan Hidup)
AMDAL merupakan singkatan dari Analisis Mengenai Dampak Lingkungan.AMDAL merupakan kajian dampak besar dan penting terhadap lingkungan hidup, dibuat pada tahap perencanaan, dan digunakan untuk pengambilan keputusan.
AMDAL adalah kajian mengenai dampak besar dan penting untuk pengambilan keputusan suatu usaha dan/atau kegiatan yang direncanakan pada lingkungan hidup yang diperlukan bagi proses pengambilan keputusan tentang penyelenggaraan usaha dan/atau kegiatan (Peraturan Pemerintah No. 27 tahun 1999 tentang Analisis Mengenai Dampak Lingkungan)
Dengan demikian sebelum rencana usaha dan/atau kegiatan dilaksanakan, harus ada pengkajian terhadap dampak lingkungan yang akan ditimbulkan. Jika hasil pengkajian menunjukkan rencana usaha dan/atau kegiatan tersebut menimbulkan dampak besar dan penting, wajib dilengkapi dengan dokumen amdal. namun, apabila dampak yang akan ditimbulkan ternyata tidak besar dan penting, perlu dibuat upaya pengelolaan lingkungan (UKL) dan upaya pemantauaan lingkungan (UPL)
Jadi tujuan AMDAL secara umum adalah menjaga dan meningkatkan kualitas lingkungan serta menekan timbulnya pencemaran serendah mungkin.
Hal-hal yang dikaji dalam proses AMDAL: aspek fisik-kimia, ekologi, sosial-ekonomi, sosial-budaya, dan kesehatan masyarakat sebagai pelengkap studi kelayakan suatu rencana usaha dan/atau kegiatan.
GUNA AMDAL
secara umum guna amdal sebagai berikut:
* Bahan bagi perencanaan pembangunan wilayah
* Membantu proses pengambilan keputusan tentang kelayakan lingkungan hidup dari rencana usaha dan/atau kegiatan
* Memberi masukan untuk penyusunan disain rinci teknis dari rencana usaha dan/atau kegiatan
* Memberi masukan untuk penyusunan rencana pengelolaan dan pemantauan lingkungan hidup
* Memberi informasi bagi masyarakat atas dampak yang ditimbulkan dari suatu rencana usaha dan atau kegiatan
PROSEDUR AMDAL
Prosedur AMDAL terdiri dari :
* Proses penapisan (screening) wajib AMDAL
* Proses pengumuman dan konsultasi masyarakat
* Penyusunan dan penilaian KA-ANDAL (scoping)
* Penyusunan dan penilaian ANDAL, RKL, dan RPL Proses penapisan atau kerap juga disebut proses seleksi kegiatan wajib AMDAL, yaitu menentukan apakah suatu rencana kegiatan wajib menyusun AMDAL atau tidak.
Lebih lengkap
referensi
1.http://www.bplhdjabar.go.id/index.php/current-users/199-bagaimana-prosedur-amdal
2.http://www.menlh.go.id/index.php?idx=amdalnet
3.Buku modul IPA smk teknologi kelas 3
STRUKTUR DALAM BUMI
Bumi memiliki struktur dalam yang hampir sama dengan telur. Kuning telurnya adalah inti, putih telurnya adalah selubung, dan cangkang telurnya adalah kerak.
referensi:
1.http://118.98.213.22/aridata_web/how/g/geografi/2_gempa%20bumi.htm
LAPISAN TANAH DAN JENIS TANAH
Indonesia adalah negara kepulauan dengan daratan yang luas dengan jenis tanah yang berbeda-beda. Berikut ini adalah macam-macam / jenis-jenis tanah yang ada di wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia.
1. Tanah Humus
Tanah humus adalah tanah yang sangat subur terbentuk dari lapukan daun dan batang pohon di hutan hujan tropis yang lebat.
2. Tanah Pasir
Tanah pasir adalah tanah yang bersifat kurang baik bagi pertanian yang terbentuk dari batuan beku serta batuan sedimen yang memiliki butir kasar dan berkerikil.
3. Tanah Alluvial / Tanah Endapan
Tanah aluvial adalah tanah yang dibentuk dari lumpur sungai yang mengendap di dataran rendah yang memiliki sifat tanah yang subur dan cocok untuk lahan pertanian.
4. Tanah Podzolit
Tanah podzolit adalah tanah subur yang umumnya berada di pegunungan dengan curah hujan yang tinggi dan bersuhu rendah / dingin.
5. Tanah Vulkanik / Tanah Gunung Berapi
Tanah vulkanis adalah tanah yang terbentuk dari lapukan materi letusan gunung berapi yang subur mengandung zat hara yang tinggi. Jenis tanah vulkanik dapat dijumpai di sekitar lereng gunung berapi.
6. Tanah Laterit
Tanah laterit adalah tanah tidak subur yang tadinya subur dan kaya akan unsur hara, namun unsur hara tersebut hilang karena larut dibawa oleh air hujan yang tinggi. Contoh : Kalimantan Barat dan Lampung.
7. Tanah Mediteran / Tanah Kapur
Tanah mediteran adalah tanah sifatnya tidak subur yang terbentuk dari pelapukan batuan yang kapur. Contoh : Nusa Tenggara, Maluku, Jawa Tengah dan Jawa Timur.
8. Tanah Gambut / Tanah Organosol
Tanah organosol adalah jenis tanah yang kurang subur untuk bercocok tanam yang merupakan hasil bentukan pelapukan tumbuhan rawa. Contoh : rawa Kalimantan, Papua dan Sumatera.
referensi:
1.http://syadiashare.com/jenis-tanah.html
2.http://www.e-dukasi.net/mapok/mp_full.php?id=215
LAPISAN ATMOSFER BUMI
"Kemudian Dia menuju langit, dan langit itu masih merupakan asap. Maka Dia menjadikannya
tujuh langit dalam dua masa dan Dia mewahyukan pada tiap-tiap langit urusannya." (Al
Qur'an, 41:11-12)
Atmosfer adalah lapisan gas yang melingkupi sebuah planet, termasuk bumi, dari permukaan planet tersebut sampai jauh di luar angkasa. Di bumi, atmosfer terdapat dari ketinggian 0 km di atas permukaan tanah, sampai dengan sekitar 560 km dari atas permukaan bumi. Atmosfer tersusun atas beberapa lapisan, yang dinamai menurut fenomena yang terjadi di lapisan tersebut. Transisi antara lapisan yang satu dengan yang lain berlangsung bertahap. Studi tentang atmosfer mula-mula dilakukan untuk memecahkan masalah cuaca, fenomena pembiasan sinar matahari saat terbit dan tenggelam, serta kelap-kelipnya bintang. Dengan peralatan yang sensitif yang dipasang di wahana luar angkasa, kita dapat memperoleh pemahaman yang lebih baik tentang atmosfer berikut fenomena-fenomena yang terjadi di dalamnya.
Atmosfer Bumi terdiri atas nitrogen (78.17%) dan oksigen (20.97%), dengan sedikit argon (0.9%), karbondioksida (variabel, tetapi sekitar 0.0357%), uap air, dan gas lainnya. Atmosfer melindungi kehidupan di bumi dengan menyerap radiasi sinar ultraviolet dari matahari dan mengurangi suhu ekstrem di antara siang dan malam. 75% dari atmosfer ada dalam 11 km dari permukaan planet.
Atmosfer tidak mempunyai batas mendadak, tetapi agak menipis lambat laun dengan menambah ketinggian, tidak ada batas pasti antara atmosfer dan angkasa luar.
Lapisan lapisan atmosfer
* 1 Troposfer
* 2 Stratosfer
* 3 Mesosfer
* 4 Termosfer
* 5 Eksosfer
1.Troposfer
Lapisan ini berada pada level yang terrendah, campuran gasnya paling ideal untuk menopang kehidupan di bumi. Dalam lapisan ini kehidupan terlindung dari sengatan radiasi yang dipancarkan oleh benda-benda langit lain. Dibandingkan dengan lapisan atmosfer yang lain, lapisan ini adalah yang paling tipis (kurang lebih 15 kilometer dari permukaan tanah). Dalam lapisan ini, hampir semua jenis cuaca, perubahan suhu yang mendadak, angin tekanan dan kelembaban yang kita rasakan sehari-hari berlangsung.
Ketinggian yang paling rendah adalah bagian yang paling hangat dari troposfer, karena permukaan bumi menyerap radiasi panas dari matahari dan menyalurkan panasnya ke udara. Biasanya, jika ketinggian bertambah, suhu udara akan berkurang secara tunak (steady), dari sekitar 17℃ sampai -52℃. Pada permukaan bumi yang tertentu, seperti daerah pegunungan dan dataran tinggi dapat menyebabkan anomali terhadap gradien suhu tersebut.
Diantara stratosfer dan troposfer terdapat lapisan yang disebut lapisan Tropopouse.
2.Stratosfer
Perubahan secara bertahap dari troposfer ke stratosfer dimulai dari ketinggian sekitar 11 km. Suhu di lapisan stratosfer yang paling bawah relatif stabil dan sangat dingin yaitu - 70oF atau sekitar - 57oC. Pada lapisan ini angin yang sangat kencang terjadi dengan pola aliran yang tertentu. Awan tinggi jenis cirrus kadang-kadang terjadi di lapisan paling bawah, namun tidak ada pola cuaca yang signifikan yang terjadi pada lapisan ini.
Dari bagian tengah stratosfer keatas, pola suhunya berubah menjadi semakin bertambah semakin naik, karena bertambahnya lapisan dengan konsentrasi ozon yang bertambah. Lapisan ozon ini menyerap radiasi sinar ultra ungu. Suhu pada lapisan ini bisa mencapai sekitar 18oC pada ketinggian sekitar 40 km. Lapisan stratopause memisahkan stratosfer dengan lapisan berikutnya.
3.Mesosfer
Kurang lebih 25 mil atau 40km diatas permukaan bumi terdapat lapisan transisi menuju lapisan mesosfer. Pada lapisan ini, suhu kembali turun ketika ketinggian bertambah, sampai menjadi sekitar - 143oC di dekat bagian atas dari lapisan ini, yaitu kurang lebih 81 km diatas permukaan bumi. Suhu serendah ini memungkinkan terjadi awan noctilucent, yang terbentuk dari kristal es.
4.Termosfer
Transisi dari mesosfer ke termosfer dimulai pada ketinggian sekitar 81 km. Dinamai termosfer karena terjadi kenaikan temperatur yang cukup tinggi pada lapisan ini yaitu sekitar 1982oC. Perubahan ini terjadi karena serapan radiasi sinar ultra ungu. Radiasi ini menyebabkan reaksi kimia sehingga membentuk lapisan bermuatan listrik yang dikenal dengan nama ionosfer, yang dapat memantulkan gelombang radio. Sebelum munculnya era satelit, lapisan ini berguna untuk membantu memancarkan gelombang radio jarak jauh.
Fenomena aurora yang dikenal juga dengan cahaya utara atau cahaya selatan terjadi disini.
5.Eksosfer
Adanya refleksi cahaya matahari yang dipantulkan oleh partikel debu meteoritik. Cahaya matahari yang dipantulkan tersebut juga disebut sebagai cahaya Zodiakal
referensi
1.http://id.wikipedia.org/wiki/Atmosfer
2.http://www.e-dukasi.net/mol/mo_full.php?moid=138&fname=geo109_03.htm
3.http://id.shvoong.com/exact-sciences/1664199-lapisan-lapisan-atmosfer/
Mengapa Terjadi Perbedaan Musim di Bumi
Musim berganti ganti disebabkan karena revolusi matahari.
Pancaran matahari yang diterima oleh bumi berubah secara periodik melalui tiga zona yaitu tropic of cancer (daerah yang dilalui garis lintang utara ±23,5°), equator (daerah yang dilalui garis lintang 0°), dan tropic of capricorn (daerah yang dilalui garis lintang selatan ±23,5°). Negara kita merupakan salah satu contoh negara yang dilintasi oleh garis equator. India, Saudi Arabia dan Meksiko merupakan contoh negara yang dilewati oleh tropic of cancer, sedangkan contoh daerah yang dilewati tropic of capricorn adalah Afrika Selatan, Quensland (Australia) dan Argentina.
1/22 Juni, Summer solstice. Pancaran sinar matahari akan membentuk sudut 90° pada daerah tropic of cancer. Pada kondisi ini daerah utara hemisphere seperti eropa dan amerika akan mengalami musim panas (summer) sedangkan daerah selatan hemisphere seperti Australia bagian tengah dan selatan mengalami musim dingin (winter). Lamanya waktu siang di daerah utara lebih besar dibanding daerah selatan. Makin ke utara, waktu siang akan semakin panjang, puncaknya di kutub utara yang terang sepanjang hari sedangkan kutub selatan gelap sepanjang hari.
22/23 September, Autumn equinox. Pancaran sinar matahari akan membentuk sudut 90° pada daerah equator. Pada kondisi ini daerah utara hemisphere akan mengalami musim gugur (autumn) karena suhu lebih rendah dibanding periode sebelumnya akibat berkurangnya pancaran sinar matahari, sedang daerah selatan mengalami musim semi (spring). Bagi mereka yang tinggal di eropa, pada tanggal tertentu waktu akan diperlambat satu jam (saving day light) karena malam akan berangsur angsur menjadi lebih lama dan akan mencapai puncaknya pada periode selanjutnya, musim dingin (winter). Tahun ini perubahan waktu tersebut dilakukan pada tanggal 26 Oktober 2008.
21/22 Desember, Winter solstice. Pancaran sinar matahari akan membentuk sudut 90° pada daerah tropic of capricorn. Pada kondisi ini daerah utara hemisphere akan mengalami musim dingin (winter) sedangkan daerah selatan hemisphere mengalami musim panas (summer). Lamanya waktu siang di daerah selatan lebih besar dibanding daerah utara. Makin ke utara, waktu malam akan semakin lama, puncaknya di kutub utara yang gelap sepanjang hari, sedangkan kutub selatan terang sepanjang hari.
21/22 Maret, Spring equinox. Pancaran sinar matahari akan membentuk sudut 90° pada daerah equator. Pada kondisi ini daerah utara hemisphere akan mengalami musim semi (spring) karena adanya kenaikan suhu dibanding periode sebelumnya, sedang daerah selatan hemisphere mengalami musim gugur (autumn). Kebalikan dari Autumn equinox, waktu akan dipercepat satu jam karena siang akan berangsur angsur menjadi lebih lama dan akan maksimal pada musim panas (summer). Perubahan jam selanjutnya akan dilakukan pada 23 Maret 2009.
referensi
http://netsains.com/2008/12/mengapa-terjadi-perbedaan-musim-di-bumi/
Jenis Jenis Awan
Awan tidak sama jenisnya dan selalu pula berubah bentuk.terdapat bermacam-macam jenis awan kerana pembentukan awan terjadi pada paras tinggi yang berbeda dan suhu yang juga berbeda. Awan-awan ini terdiri daripada kumin-kumin yang berbeda, bergantung kepada ketinggian dan suhunya.
Awan dijeniskan mengikut bentuk, tinggi dan rupanya. Ada empat kumpulan yang utama yaitu awan rendah, awan sederhana tinggi, awan tinggi dan awan yang tinggi ke atas.
Terdapat 10 genera awan. Enam daripadanya tergolong ke dalam peringkat-peringkat tersebut diatas seperti berikut:
Awan peringkat rendah : Stratokumulus dan stratus.
Awan peringkat pertengahan : Altokumulus.
Awan peringkat tinggi : Sirus, Sirokumulus, dan Sirostratus.
1. Awan rendah terletak kurang daripada 3 000 meter dari muka bumi.
2. Awan sederhana tinggiletaknya antara 3 000 hingga 6 000 meter dari muka bumi
3. Awan tinggi
4. Awan yang tinggi ke atasletaknya kira-kira 6 000 hingga 9 000 meter dari muka bumi.
referensi
http://219.94.96.174/projek03/64S5AAngieLim/keajaiban%20bumi/jenis-jenis_awan.htm
http://central-of-msv.blogspot.com/2007/10/jenis-awan.html
Awan dijeniskan mengikut bentuk, tinggi dan rupanya. Ada empat kumpulan yang utama yaitu awan rendah, awan sederhana tinggi, awan tinggi dan awan yang tinggi ke atas.
Terdapat 10 genera awan. Enam daripadanya tergolong ke dalam peringkat-peringkat tersebut diatas seperti berikut:
Awan peringkat rendah : Stratokumulus dan stratus.
Awan peringkat pertengahan : Altokumulus.
Awan peringkat tinggi : Sirus, Sirokumulus, dan Sirostratus.
1. Awan rendah terletak kurang daripada 3 000 meter dari muka bumi.
1. Awan Stratokumulus
kelihatan kasar
2. Awan Nimbostratus
gelap dan mempunyai lapisan-lapisan jelas dan dikenali juga sebagai awan hujan
3.Awan Stratus
sangat rendah, tebal dan berwarna kelabu. Awan ini kelihatan seperti lelangit rendah atau kabus di tanah.
2. Awan sederhana tinggiletaknya antara 3 000 hingga 6 000 meter dari muka bumi
1. Awan Altokumulus
berkepul-kepul, tidak rata dan berlapis. Selalunya awan itu menbayangkan keadaan cuaca yang baik.
2. Awan Altostratus
lebih padat, berwarna kelabu dan kelihatan seperti air. Awan ini berjurai-jurai.
3. Awan tinggi
1. Awan Sirus
kelihatan seperti kapas nipis dan awan ini menunjukkan cuaca agak cerah.
2. Awan Sirokumulus
kelihatan seperti sisik ikan.
3. Awan Sirostratus
pula ialah awan putih yang nipis seperti tirai
4. Awan yang tinggi ke atasletaknya kira-kira 6 000 hingga 9 000 meter dari muka bumi.
1. Awan Kumulus
terbentuk kelompok-kelompok bulat
2. Awan Kumulonimbus
berbentuk kelompok-kelompok besar. Kelompok-kelompok yang berwarna putih dan hitam ini mempunyai bentuk dan rupa yang beranekaragam. Awan membawa hujan yang disertsi dengan kilat dan petir.
referensi
http://219.94.96.174/projek03/64S5AAngieLim/keajaiban%20bumi/jenis-jenis_awan.htm
http://central-of-msv.blogspot.com/2007/10/jenis-awan.html
Pengaruh Rotasi Bumi
Pengaruh akibat Rotasi Bumi
1. Pergantian Siang dan malam
2. Perbedaan waktu
3. Perbedaan percepatan gravitasi bumi
4. pembelokan arah angin
5. pembelokan arus laut
6. peredaran semu harian benda-benda langit
Pengaruh akibat Revolusi Bumi
1. Pergantian musim
2. perbedaan lamanya siang dan malam
3. Gerak semu matahari
4. Terlihatnya rasi bintang yang berbeda dari bulan ke bulan
5. Kalender Masehi
Rotasi Bumi
Rotasi adalah perputaran benda pada suatu sumbu yang tetap, misalnya perputaran gasing dan perputaran bumi pada poros/sumbunya. Untuk bumi, rotasi ini terjadi pada garis/poros/sumbu utara-selatan (garis tegak dan sedikit miring ke kanan). Jadi garis utara-selatan bumi tidak berimpit dengan sumbu rotasi bumi, seperti yang terlihat pada "globe bola dunia" yang digunakan dalam pelajaran ilmu bumi/geografi. Kecepatan putaran ini diukur oleh banyaknya putaran per satuan waktu. Misalnya bumi kita berputar 1 putaran per 24 jam. Untuk rotasi mesin yang berputar lebih cepat dari rotasi bumi, kita pakai satuan rotasi per menit (rpm) akibat rotasi bumi secara detail klik sini.
Revolusi Bumi
Revolusi Bumi adalah peredaran bumi mengelilingi matahari. Bumi mengelilingi matahari pada orbitnya sekali dalam waktu 365¼.waktu 365¼ atau satu tahun surya disebut kala revolusi bumi. Ternyata poros bumi tidak tegak lurus terhadap bidang ekliptika melainkan miring dengan arah yang sama membentuk sudut 23,50 terhadap matahari, sudut ini diukur dari garis imajiner yang menghubungkan kutub utara dan kutub selatan yang disebut dengan sumbu rotasi. Revolusi ini menimbulkan beberapa gejala alam yang berlangsung secara berulang tiap tahun diantaranya perbedaan lama siang dan malam, gerak semu tahunan matahari, perubahan musim, dan perubahan penampakan rasi bintang, serta kalender masehi.
1. Perbedaan Lama Siang dan Malam
Kombinasi antara revolusi bumi serta kemiringan sumbu bumi terhadap bidang ekliptika menimbulkan beberapa gejala alam yang diamati berulang setiap tahunnya. Peristiwa ini nampak jelas diamati di sekitar kutub utara dan kutub selatan.
1. Antara tanggal 21 Maret s.d 23 September
* Kutub utara mendekati matahari, sedangkan kutub selatan menjauhi matahari
* Belahan bumi utara menerima sinar matahari lebih banyak daripada belahan bumi selatan.
* Panjang siang dibelahan bumi utara lebih lama daripada dibelahan bumi selatan
* Ada daerah disekitar kutub utara yang mengalami siang 24 jam dan ada daerah disekitar kutub selatan yang mengalami malam 24 jam.
* Diamati dari khatulistiwa, matahari tampak bergeser ke utara.
* Kutub utara paling dekat ke matahari pada tanggal 21 juni. Pada saat ini pengamat di khatulistiwa melihat matahari bergeser 23,5o ke utara.
2. Antara tanggal 23 September s.d 21 Maret
* Kutub selatan lebih dekat mendekati matahari, sedangkan kutub utara lebih menjauhi matahari.
* Belahan bumi selatan menerima sinar matahari lebih banyak daripada belahan bumi utara.
* Panjang siang dibelahan bumi selatan lebih lama daripada belahan bumi utara
* Ada daerah di sekitar kutub utara yang mengalami malam 24 jam dan ada daerah di sekitar kutub selatan mengalami siang 24 jam.
* Diamati dari khatulistiwa, matahari tampak bergeser ke selatan.
* Kutub selatan berada pada posisi paling dekat dengan matahari pada tanggal 22 Desember. Pada saat ini pengamat di khatulistiwa melihat matahari bergeser 23,5o ke selatan.
3. Pada tanggal 21 Maret dan 23 Desember
* Kutub utara dan kutub selatan berjarak sama ke matahari
* Belahan bumi utara dan belahan bumi selatan menerima sinar matahari sama banyaknya.
* Panjang siang dan malam sama diseluruh belahan bumi.
* Di daerah khatulistiwa matahahari tampak melintas tepat di atas kepala.
2. Gerak Semu Tahunan Matahari
Pergeseran posisi matahari ke arah belahan bumi utara (22 Desember – 21 Juni) dan pergeseran posisi matahari dari belahan bumi utara ke belahan bumi selatan (21 Juni – 21 Desember ) disebut gerak semu harian matahari. Disebut demikian karena sebenarnya matahari tidak bergerak. Gerak itu akibat revolusi bumi dengan sumbu rotasi yang miring.
3. Perubahan Musim
Belahan bumi utara dan selatan mengalami empat musim. Empat musim itu adalah musim semi, musim panas, musim gugur,, dan musim dingin. Berikut ini adalah tabel musim pad waktu dan daerah tertentu di belahan bumi
Musim-musim dibelah bumi utara
Musim semi : 21 Maret – 21 Juni
Musim panas : 21 Juni – 23 September
Musim gugur : 23 September – 22 Desember
Musim Dingin : 22 Desember – 21 Maret
Musim-musim dibelah bumi selatan
Musim semi : 23 September – 22 Desember
Musim panas : 22 Desember – 21 Maret
Musim gugur : 21 Maret – 22 Juni
Musim Dingin : 21 Juni – 23 September
4. Perubahan Kenampakan Rasi Bintang
Rasi bintang adalah susunan bintang-bintang yang tampak dari bumi membentuk pola-pola tertentu. Bintang-bintang membentuk sebuah rasi sebenarnya tidak berada pada lokasi yang berdekatan. Karena letak bintang-bintang itu sangat jauh, maka ketika diamati dari bumi seolah-olah tampak berdekatan. Rasi bintang yang kita kenal antara lain Aquarius, Pisces, Gemini, Scorpio, Leo, dan lain-lain
Kita yang berada di bumi hanya dapat melihat bintang pada malam hari. Ketika bumi berada disebelah timur matahari, kita hanya dapat melihat bintang-bintang yang berada di sebelah timur matahari. Ketika bumi berada di sebelah utara matahari, kita hanya dapat melihat bintang-bintang yang berada di sebelah utara matahari. Akibat adanya revolusi bumi, bintang-bintang yang nampak dari bumi selalu berubah. Berarti rasi bintang yang nampak dari bumi juga berubah.
5. Kalender Masehi
Berdasarkan pembagian bujur, yaitu bujur barat dan bujur timur, maka batas penaggalan internasional ialah bujur 180o , akibatnya apabila dibelahan timur bujur 180o tanggal 15 maka di belahan barat bujur 180o masih tanggal 14, seolah-olah melompat satu hari. Hitungan kalender masehi berdasarkan pada kala revolusi bumi, dimana satu tahun sama dengan 365 ¼ hari. Kalender masehi yang mula-mula digunakan adalah kalender Julius Caesar atau kalender Julian. Kalender julian berdasarkan pada selang waktu antara satu musim semi dengan musim semi berikutnya dibelahan bumi utara. Selang waktu ini tepatnya adalah 365,242 hari atau 365 hari 5 jam 48 menit 46 sekon. Julius Caesar menetapkan perhitungan kalender sebagai berikut.
* Lama waktu dalam setahun adalah 365 hari
* Untuk menampung kelebihan ¼ hari pada tiap tahun maka lamanya satu tahun diperpanjang 1 hari menjadi 366 hari pada setiap empat tahun. Satu hari tersebut ditambahkan pada bulan februari. Tahun yang lebih panjang sehari ini disebut tahun kabisat
* Untuk mempermudah mengingat, maka dipilih sebagai tahun kabisat adalah tahun yang habis di bagi empat. Contohnya adalah 1984,2000, dan lain-lain
referensi
http://rahasiamawar.wordpress.com/2008/05/15/pengaruh-rotasi-dan-revolusi-bumi/
http://www.e-dukasi.net/mapok/mp_files/mp_274/materi3.html
http://www.adamz-solo.co.cc/2009/01/rotasi-bumi.html
Tsunami
Tsunami (bahasa Jepang: 津波; secara harafiah berarti "ombak besar di pelabuhan") adalah sebuah ombak yang terjadi setelah sebuah gempa bumi, gempa laut, gunung berapi meletus, atau hantaman meteor di laut. Tenaga setiap tsunami adalah tetap terhadap fungsi ketinggian dan kelajuannya. Dengan itu, apabila gelombang menghampiri pantai, ketinggiannya meningkat sementara kelajuannya menurun. Gelombang tersebut bergerak pada kelajuan tinggi, hampir tidak dapat dirasakan efeknya oleh kapal laut (misalnya) saat melintasi di laut dalam, tetapi meningkat ketinggian hingga mencapai 30 meter atau lebih di daerah pantai. Tsunami bisa menyebabkan kerusakan erosi dan korban jiwa pada kawasan pesisir pantai dan kepulauan.
Dampak negatif yang diakibatkan tsunami adalah merusak apa saja yang dilaluinya. Bangunan, tumbuh-tumbuhan, dan mengakibatkan korban jiwa manusia serta menyebabkan genangan, pencemaran air asin lahan pertanian, tanah, dan air bersih.
Kebanyakan kota di sekitar Samudra Pasifik, terutama di Jepang juga di Hawaii, mempunyai sistem peringatan dan prosedur pengungsian sekiranya tsunami diramalkan akan terjadi. Tsunami akan diamati oleh pelbagai institusi seismologi sekeliling dunia dan perkembangannya dipantau melalui satelit.
Bukti menunjukkan tidak mustahil terjadinya megatsunami, yang menyebabkan beberapa pulau tenggelam
Penyebab terjadinya tsunami
Skema terjadinya tsunami
Tsunami dapat terjadi jika terjadi gangguan yang menyebabkan perpindahan sejumlah besar air, seperti letusan gunung api, gempa bumi, longsor maupun meteor yang jatuh ke bumi. Namun, 90% tsunami adalah akibat gempa bumi bawah laut. Dalam rekaman sejarah beberapa tsunami diakibatkan oleh gunung meletus, misalnya ketika meletusnya Gunung Krakatau.
Gerakan vertikal pada kerak bumi, dapat mengakibatkan dasar laut naik atau turun secara tiba-tiba, yang mengakibatkan gangguan kesetimbangan air yang berada di atasnya. Hal ini mengakibatkan terjadinya aliran energi air laut, yang ketika sampai di pantai menjadi gelombang besar yang mengakibatkan terjadinya tsunami.
Kecepatan gelombang tsunami tergantung pada kedalaman laut di mana gelombang terjadi, dimana kecepatannya bisa mencapai ratusan kilometer per jam. Bila tsunami mencapai pantai, kecepatannya akan menjadi kurang lebih 50 km/jam dan energinya sangat merusak daerah pantai yang dilaluinya. Di tengah laut tinggi gelombang tsunami hanya beberapa cm hingga beberapa meter, namun saat mencapai pantai tinggi gelombangnya bisa mencapai puluhan meter karena terjadi penumpukan masa air. Saat mencapai pantai tsunami akan merayap masuk daratan jauh dari garis pantai dengan jangkauan mencapai beberapa ratus meter bahkan bisa beberapa kilometer.
Gerakan vertikal ini dapat terjadi pada patahan bumi atau sesar. Gempa bumi juga banyak terjadi di daerah subduksi, dimana lempeng samudera menelusup ke bawah lempeng benua.
Tanah longsor yang terjadi di dasar laut serta runtuhan gunung api juga dapat mengakibatkan gangguan air laut yang dapat menghasilkan tsunami. Gempa yang menyebabkan gerakan tegak lurus lapisan bumi. Akibatnya, dasar laut naik-turun secara tiba-tiba sehingga keseimbangan air laut yang berada di atasnya terganggu. Demikian pula halnya dengan benda kosmis atau meteor yang jatuh dari atas. Jika ukuran meteor atau longsor ini cukup besar, dapat terjadi megatsunami yang tingginya mencapai ratusan meter.
Syarat terjadinya tsunami akibat gempa
* Gempa bumi yang berpusat di tengah laut dan dangkal (0 - 30 km)
* Gempa bumi dengan kekuatan sekurang-kurangnya 6,5 Skala Richter
* Gempa bumi dengan pola sesar naik atau sesar turun
Tanda-tanda tsunami
1. Bencana tsunami diawali oleh gempa bawah laut, biasanya terasa di wilayah pantai
2. Setelah gempa terjadi maka air laut surut sanagat renda secara tiba-tiba, seolah-olah tersedot ke dasar laut
3. Tercium bau garam yang tidak seperti biasanya dari pantai
referensi
http://id.wikipedia.org/wiki/Tsunami
http://bayuah.blogspot.com/2007/05/mengenal-tsunami.html
Sabtu, 21 Maret 2009
Indonesia Berkendara Motor dengan Sagu dan Ketela
Dewasa ini dunia sedang mengalami penipisan cadangan energi yang berasal dari bahan bakar fosil(minyak. gas alam dan batu bara) diiringi dengan kenaikan harga minyak dunia tahun kemarin hingga sempat melampaui US$100 per barel. Dan seperti yang diketahui bersama, bahwa sumber utama yang menghasilkan karbon dioksida yang dilepaskan ke atmosir adalah bahan bakar fosil yang menyebabkan global warming(CO2 termasuk salah satu gas rumah kaca). Persoalan ini telah mendorong berbagai Negara untuk mencari energi alternatif pengganti yang ramah lingkungan, dan yang dapat dipeherbaharui(tidak bakal habis), diantaranya ethanol yang berasal dari fermentasi sagu dan ketela.Kenapa Sagu dan Ketela?
Indonesia itu memiliki sumber daya alam yang sedemikan melimpah, namun seringkali kita sebagai penghuninya tidak bisa memanfaatkannya secara maksimal. Bahkan banyak yang dicuri dan dieksploitasi oleh Negara asing.
Sagu dan ketela adalah tanaman asli Indonesia. Sagu banyak dijumpai di berbagai daerah terutama di wilayah Indonesia timur. Sedangkan ketela kita tahu sendiri banyak dijumpai di mana-mana. Intinya tanaman tersebut mudah budidayanya sehingga mudah tumbuh di Indonesia. Bahkan di Irian Jaya sana sagu tidak ditanam akan tetapi cuma dibiarkan saja tumbuh di hutan.
Sagu dan ketela memiliki kandungan karbohidrat yang tinggi, yang mana dari karbohidrat itu dapat difermentasikan menjadi ethanol.
Dan ethanol inilah yang dapat menggantikan bensin pada kendaraan. Pemanfaatn energi tersebut yang biasa kita dengar dengan bioethanol. Emisi yang ramah lingkungan dan SDA yang mudah didapat. Pengolahannya juga cukup mudah Hasil yang didapat insya Alloh dapat mengatasi krisis energi saat ini. Dan hasil sisa pengolahannya pun dapat dimanfaatkan sebagai pupuk dll. Prosesnya
Disini akan saya terangkan mengenai teori dasarnya.
Diawali dari karbohidrat yang terkandung dalam sagu dan ketela. Karbohidrat(polimer) tersebut kita pecah menjadi monomer-monomer melalui proses hidrolisa. Cara ini dilakukan dengan pemanasan dan diberi senyawa yang dapat memecah karbohidrat (H2SO4,dll). Hal ini dimaksudkan agar bakteri untuk fermentasi dapat mengubahya ke ethanol secara maksilmal. Setelah itu melalui proses fermentasi, yang mana difermentasikan dengan bakteri sacharomyces kurang lebih selama 72 jam. Bakteri ini akan mengubah monomer-monomer tadi menjadi alcohol melalui proses fermentasi. Setelah itu melalui proses distilasi yaitu pemisahan komponen larutan berdasarkan titik didih. Yaitu kita memisahkan antara alcohol dengan ampas dan air berdasarkan titik didih alcohol. Setelah itu dapat kita ambil alkoholnya.
Prospek ke Depan
Pemerintah sangat mendukung akan hal ini. Ketentuan yang menjamin hal ini adalah Instruksi Presiden Republik Indonesia Nomor 1 Tahun 2006 tentang Penyediaan dan Pemanfaatan Bahan Bakar Nabati.
Disertai sudah banyaknya penelitian tentang hal ini, seminar-seminar, dll. Dan penerapan-penerapan tentang ini juga sudah dilakukan walaupun hanya satu dua. Pemerintah yang akan memulai usaha tersebut harus selayanya kita dukung dan kita do’akan agar berjalan dengan lancar. Karena di luar negeri sudah banyak yang telah menerapkan bioenergi sepertihalnya ini.
Artikel ini diilhami dari seminar nasional Sagu Prospek Ketahanan Pangan dan energi Nasional yang saya ikuti bersama Bu Eni(guru saya) dan teman-teman saya jurusan kimia industri STEMBAYO(STM Prmbangunan Yogyakarta)/SMK N 2 Depok.
Pelajar 2009 Harapan Pendidikan di Dunia Cyber

Pelajar di Indonesia saat ini tentulah semakin peka terhadap kemajuan teknologi. Dengan adanya internet dan multimedia saat ini kemajuan pendidikan semakin pesat. Banyak situs-situs pendidikan yang sering diakses oleh para pelajar. Tak ayal banyak pula blogger-blogger pelajar yang bergelut dg menyalurkan aroma pendidikan satu sama lainnya.
Namun sekarang ini walaupun ada, tapi masih banyak pelajar kita yang masih langka untuk menyentuh pendidikan dalam dunia cyber ini. Salah satu faktor yang saya fikir cukup besar ialah tarif internet yang mahal di Indonesia.
Ini memang realita bersama, tarif internet Indonesia jauh lebih mahal dari negara-negara tetangga. Dibandingkan dengan Singapura, Indonesia tarif internetnya 12 kali lipat lebih mahal. Namun sekarang Indonesia mendapat cahaya baru yang cerah, yakni tarif internet akan turun.
Jakarta - Menteri Komunikasi dan Informatika Mohammad Nuh mencanangkan 2009 sebagai tahun penurunan tarif internet.
http://www.detikinet.com/read/2009/02/19/145726/1087456/328/2009-tahun-penurunan-tarif-internet
Jika dibandingkan dengan beberapa negara tetangga, seperti Australia, Singapura, dan Thailand, tarif yang ditetapkan PT Telkom masih jauh lebih rendah.
http://techno.okezone.com/index.php/ReadStory/2008/04/19/54/102072/tarif-internet-indonesia-akan-turun
So internet yang insya Alloh akan turun tarifnya ini akan mempengaruhi pelajar untuk masuk ke dunia cyber, dan diharapkan untuk mengakses berkenaan tentang teknologi dan pendidikan. Sehingga kemajuan IPTEK dan teknologi di Indonesia dapat maju.
Maka dari itu pelajar indonesia hendaknya mengakses internet secara sehat.

Rabu, 18 Maret 2009
FAKTOR EKSOGEN ENDOGEN TERHADAP BENTUK PERMUKAAN BUMI
Bentuk permukaan bumi sebagaimana kita ketahui terdiri atas daratan dan lautan, dataran tinggi dan dataran rendah, gunung, lembah, dsb. Hal tersebut dipengaruhi oleh faktor eksogen dan endogen.
Tenaga eksogen
Tenaga endogen
referensi:
http://id.wikipedia.org/wiki/Tenaga_endogen
http://id.wikipedia.org/wiki/Tenaga_eksogen
Buku IPA di sekolahq
kembali atas

Tenaga eksogen
yaitu tenaga yang berasal dari luar bumi. Sifat umum tenaga eksogen adalah merombak bentuk permukaan bumi hasil bentukan dari tenaga endogen. Bukit atau tebing yang terbentuk hasil tenaga endogen terkikis oleh angin, sehingga dapat mengubah bentuk permukaan bumi.
Secara umum tenaga eksogen berasal dari 3 sumber, yaitu:
* Atmosfer, yaitu perubahan suhu dan angin.
* Air yaitu bisa berupa aliran air, siraman hujan, hempasan gelombang laut, gletser, dan sebagainya.
* Organisme yaitu berupa jasad renik, tumbuh-tumbuhan, hewan, dan manusia.
Di permukaan laut, bagian litosfer yang muncul akan mengalami penggerusan oleh tenaga eksogen yaitu dengan jalan pelapukan, pengikisan dan pengangkutan, serta sedimentasi. Misalnya di permukaan laut muncul bukit hasil aktivitas tektonisme atau vulkanisme. Mula-mula bukit dihancurkannya melalui tenaga pelapukan, kemudian puing-puing yang telah hancur diangkut oleh tenaga air, angin, gletser atau dengan hanya grafitasi bumi. Hasil pengangkutan itu kemudian diendapkan, ditimbun di bagian lain yang akhirnya membentuk timbunan atau hamparan bantuan hancur dari yang kasar sampai yang halus.
Contoh lain dari tenaga eksogen adalah pengikisan pantai. Setiap saat air laut menerjang pantai yang akibatnya tanah dan batuannya terkikis dan terbawa oleh air. Tanah dan batuan yang dibawa air tersebut kemudian diendapkan dan menyebabkan pantai menjadi dangkal. Di daerah pegunungan bisa juga ditemukan sebuah bukit batu yang kian hari semakin kecil akibat tiupan angin.
Tenaga endogen
adalah tenaga yang berasal dari dalam bumi yang menyebabkan perubahan pada kulit bumi. Tenaga endogen ini sifatnya membentuk permukaan bumi menjadi tidak rata. Mungkin saja di suatu daerah dulunya permukaan bumi rata (datar) tetapi akibat tenaga endogen ini berubah menjadi gunung, bukit atau pegunungan. Pada bagian lain permukaan bumi turun menjadikan adanya lembah atau jurang. Secara umum tenaga endogen dibagi dalam tiga jenis yaitu tektonisme, vulkanisme, dan seisme atau gempa.
referensi:
http://id.wikipedia.org/wiki/Tenaga_endogen
http://id.wikipedia.org/wiki/Tenaga_eksogen
Buku IPA di sekolahq
kembali atas
Ciri - Ciri Makhluk Hidup
Komponen abiotik dan komponen biotik berbeda, karena komponen biotik memiliki ciri-ciri yang membedakan dari komponen abiotik. Ciri-Ciri Makhluk Hidup tersebut adalah :
1. Respirasi
2. Memerlukan Nutrisi
3. Bergerak
4. Tumbuh dan Berkembang
5. Reproduksi
6. Iritabilita
7. Ekskresi
8. Adaptasi
Semua makhluk hidup memliki ciri-ciri tersebut, tetapi berbeda pada cara dan organ-organ yang digunakan.
1. RESPIRASI
adalah proses pengambilan oksigen dari luar tubuh untuk proses oksidasi bahan makanan di dalam tubuh.
Proses Oksidasi Biologi :
Makanan + O2 --> CO2 + H2O + Energi
Oksidasi Biologi --> Energi --> Aktivitas Tubuh
Makhluk hidup mengambil O2 dari lingkungan sekitarnya.
- Makhluk hidup darat mengambil O2 dari udara
- Makhluk hidup air mengambil O2 dari air
Karena O2 yang diambil berasal dari lingkungan yang berbeda maka, organ-organ respirasinya juga berbeda, misalnya :
1. Paru-paru, untuk mamalia, reptil, amphibi
2. Insang, untuk amphibi dan pisces
Organ respirasi pada tumbuhan :
1. Stomata (terletak di daun)
2. Lentisel (terletak di batang)
Ada 2 macam respirasi :
1. Respirasi Aerob
merupakan respirasi yang memerlukan oksigen
Contoh : respirasi pada manusia dengan menghirup udara
2. Respirasi Anaerob
merupakan respirasi yang tidak memerlukan oksigen
Contoh : respirasi pada ragi dalam proses fermentasi yang menghasilkan alkohol dan energi
2. MEMERLUKAN NUTRISI
Makanan diperlukan makhluk hidup untuk :
a. menghasilkan energi untuk beraktivitas
b. mengganti sel-sel yang rusak
c. proses pertumbuhan
d. metabolisme dalam tubuh
Ada 2 macam organisme, berdasarkan kemampuannya memperoleh makanan :
1. Organisme Autotrof
merupakan organisme yang dapat membuat makanan sendiri dari zat anorganik menjadi zat organik melalui proses fotosintesis.
Contoh : Tumbuhan
2. Organisme Heterotrof
merupakan organisme yang tidak dapat membuat makanan sendiri, tetapi memperoleh makanan dari organisme autotrof.
Contoh : Manusia, Hewan
Proses Fotosintesis :
H2O + CO2 --> O2 + Makanan
proses fotosintesis terjadi di daun dengan bantuan cahaya matahari
Cara memperoleh makanan pada organisme heterotrof adalah :
- digesti (mencerna), pada manusia, hewan tingkat tinggi
- absorpsi (menyerap), pada jamur, hewan tingkat rendah
3. BERGERAK
Perbedaan gerak pada hewan dan tumbuhan adalah :
- Gerak pada hewan bersifat aktif, maksudnya memiliki inisiatif bergerak dan mampu berpindah tempat.
Ex. Harimau berlari menangkap mangsa
Sapi mengibaskan ekornya untuk mengusir lalat
- Gerak pada tumbuhan bersifat pasif, maksudnya tidak memiliki inisiatif bergerak dan tidak mampu berpindah tempat.
Ex. Bunga yang mekar ketika suhu hangat
Ujung akar yang tumbuh mencari sumber air
Untuk melihat cara tumbuhan bergerak, kunjungi :
- http://plantsinmotion.bio.indiana.edu/plantmotion/movements/tropism/tropisms.html
- http://plantsinmotion.bio.indiana.edu/plantmotion/flowers/flower.html
4. TUMBUH dan BERKEMBANG
Dalam pertumbuhan terjadi pertambahan ukuran dan jumlah sel
Ex. berat 20 kg menjadi 35 kg, tinggi badan 100 cm menjadi 150 cm
Dalam perkembangan terjadi pertambahan fungsi organ tubuh
Ex. tidak memiliki bunga, sekarang memiliki bunga
5. REPRODUKSI
merupakan kemampuan makhluk hidup untuk menghasilkan keturunan
Tujuan reproduksi adalah untuk mempertahankan kelangsungan hidup jenisnya
Makhluk hidup bereproduksi secara :
a. Seksual / Kawin / Generatif
reproduksi yang melibatkan individu jantan dan individu betina
Ex. ayam jantan dan betina, benangsari dan putik
b. Aseksual / Tidak Kawin / Vegetatif
reproduksi yang mampu bereproduksi dari 1 individu saja
Ex. Pohon pisang bertunas, Amoeba membelah diri
6. IRITABILITA
Bagian tubuh yang peka terhadap rangsang disebut alat indera, yaitu :
- mata peka terhadap rangsang cahaya
- hidung peka terhadap rangsang bau
- telinga peka terhadap rangsang gelombang bunyi
- lidah peka terhadap rangsang rasa
- kulit peka terhadap rangsang sentuhan
7. EKSKRESI
adalah proses pengeluaran zat sisa metabolisme, agar tidak meracuni tubuh
Organ ekskresi pada manusia :
- Paru-paru --> CO2 dan uap air
- Ginjal --> Urine
- Kulit --> Keringat
- Hati --> Empedu
Alat ekskresi pada tumbuhan :
- stomata, terletak di daun
- lentisel, terletak di batang
8. ADAPTASI
adalah kemampuan makhluk hidup dalam menyesuaikan diri terhadap lingkungannya
Contoh :
- bentuk kaki burung petengger yang berbeda dengan bentuk kaki burung pencakar
- timbunan lemak pada hewan kutub
- Lumba-lumba muncul ke permukaan air untuk mengambil Oksigen
Sumber :
Saktiyono. 2007. Biologi 1. Erlangga
Sumarwan. 2004. Biologi 1. Erlangga
2007. Biologi 1. Yudhistira
dari http://dina-paper4.blogspot.com/2007/09/ciri-ciri-makhluk-hidup.html

kembali baca
1. Respirasi
2. Memerlukan Nutrisi
3. Bergerak
4. Tumbuh dan Berkembang
5. Reproduksi
6. Iritabilita
7. Ekskresi
8. Adaptasi
Semua makhluk hidup memliki ciri-ciri tersebut, tetapi berbeda pada cara dan organ-organ yang digunakan.
1. RESPIRASI
adalah proses pengambilan oksigen dari luar tubuh untuk proses oksidasi bahan makanan di dalam tubuh.
Proses Oksidasi Biologi :
Makanan + O2 --> CO2 + H2O + Energi
Oksidasi Biologi --> Energi --> Aktivitas Tubuh
Makhluk hidup mengambil O2 dari lingkungan sekitarnya.
- Makhluk hidup darat mengambil O2 dari udara
- Makhluk hidup air mengambil O2 dari air
Karena O2 yang diambil berasal dari lingkungan yang berbeda maka, organ-organ respirasinya juga berbeda, misalnya :
1. Paru-paru, untuk mamalia, reptil, amphibi
2. Insang, untuk amphibi dan pisces
Organ respirasi pada tumbuhan :
1. Stomata (terletak di daun)
2. Lentisel (terletak di batang)
Ada 2 macam respirasi :
1. Respirasi Aerob
merupakan respirasi yang memerlukan oksigen
Contoh : respirasi pada manusia dengan menghirup udara
2. Respirasi Anaerob
merupakan respirasi yang tidak memerlukan oksigen
Contoh : respirasi pada ragi dalam proses fermentasi yang menghasilkan alkohol dan energi
2. MEMERLUKAN NUTRISI
Makanan diperlukan makhluk hidup untuk :
a. menghasilkan energi untuk beraktivitas
b. mengganti sel-sel yang rusak
c. proses pertumbuhan
d. metabolisme dalam tubuh
Ada 2 macam organisme, berdasarkan kemampuannya memperoleh makanan :
1. Organisme Autotrof
merupakan organisme yang dapat membuat makanan sendiri dari zat anorganik menjadi zat organik melalui proses fotosintesis.
Contoh : Tumbuhan
2. Organisme Heterotrof
merupakan organisme yang tidak dapat membuat makanan sendiri, tetapi memperoleh makanan dari organisme autotrof.
Contoh : Manusia, Hewan
Proses Fotosintesis :
H2O + CO2 --> O2 + Makanan
proses fotosintesis terjadi di daun dengan bantuan cahaya matahari
Cara memperoleh makanan pada organisme heterotrof adalah :
- digesti (mencerna), pada manusia, hewan tingkat tinggi
- absorpsi (menyerap), pada jamur, hewan tingkat rendah
3. BERGERAK
Perbedaan gerak pada hewan dan tumbuhan adalah :
- Gerak pada hewan bersifat aktif, maksudnya memiliki inisiatif bergerak dan mampu berpindah tempat.
Ex. Harimau berlari menangkap mangsa
Sapi mengibaskan ekornya untuk mengusir lalat
- Gerak pada tumbuhan bersifat pasif, maksudnya tidak memiliki inisiatif bergerak dan tidak mampu berpindah tempat.
Ex. Bunga yang mekar ketika suhu hangat
Ujung akar yang tumbuh mencari sumber air
Untuk melihat cara tumbuhan bergerak, kunjungi :
- http://plantsinmotion.bio.indiana.edu/plantmotion/movements/tropism/tropisms.html
- http://plantsinmotion.bio.indiana.edu/plantmotion/flowers/flower.html
4. TUMBUH dan BERKEMBANG
Dalam pertumbuhan terjadi pertambahan ukuran dan jumlah sel
Ex. berat 20 kg menjadi 35 kg, tinggi badan 100 cm menjadi 150 cm
Dalam perkembangan terjadi pertambahan fungsi organ tubuh
Ex. tidak memiliki bunga, sekarang memiliki bunga
5. REPRODUKSI
merupakan kemampuan makhluk hidup untuk menghasilkan keturunan
Tujuan reproduksi adalah untuk mempertahankan kelangsungan hidup jenisnya
Makhluk hidup bereproduksi secara :
a. Seksual / Kawin / Generatif
reproduksi yang melibatkan individu jantan dan individu betina
Ex. ayam jantan dan betina, benangsari dan putik
b. Aseksual / Tidak Kawin / Vegetatif
reproduksi yang mampu bereproduksi dari 1 individu saja
Ex. Pohon pisang bertunas, Amoeba membelah diri
6. IRITABILITA
Bagian tubuh yang peka terhadap rangsang disebut alat indera, yaitu :
- mata peka terhadap rangsang cahaya
- hidung peka terhadap rangsang bau
- telinga peka terhadap rangsang gelombang bunyi
- lidah peka terhadap rangsang rasa
- kulit peka terhadap rangsang sentuhan
7. EKSKRESI
adalah proses pengeluaran zat sisa metabolisme, agar tidak meracuni tubuh
Organ ekskresi pada manusia :
- Paru-paru --> CO2 dan uap air
- Ginjal --> Urine
- Kulit --> Keringat
- Hati --> Empedu
Alat ekskresi pada tumbuhan :
- stomata, terletak di daun
- lentisel, terletak di batang
8. ADAPTASI
adalah kemampuan makhluk hidup dalam menyesuaikan diri terhadap lingkungannya
Contoh :
- bentuk kaki burung petengger yang berbeda dengan bentuk kaki burung pencakar
- timbunan lemak pada hewan kutub
- Lumba-lumba muncul ke permukaan air untuk mengambil Oksigen
Sumber :
Saktiyono. 2007. Biologi 1. Erlangga
Sumarwan. 2004. Biologi 1. Erlangga
2007. Biologi 1. Yudhistira
dari http://dina-paper4.blogspot.com/2007/09/ciri-ciri-makhluk-hidup.html
kembali baca
Metode Pengumpulan Data
Metode pengumpulan data (Sugiyono, 2002) yang umum digunakan dalam suatu penelitian adalah: observasi, wawancara, dan kuesioner.
A. Wawancara
Wawancara digunakan untuk mendapatkan data secara langsung dari pihak perusahaan. yang merupakan komunikasi dari seseorang pekerja untuk mendapatkan informasi yang sesuai dengan yang diinginkan. Teknik wawancara memakan waktu dan biaya yang sangat besar untuk sampel yang cukup besar dan tersebar. Wawancara berarti komunikasi antara pewawancara dan orang yang diwawancara, hal ini cenderung menimbulkan perbedaan interpretasi antara keduanya. Namun dengan wawancara dapat diperoleh informasi lebih lengkap. Faktor-faktor yang mempengaruhi Interaksi Dalam Wawancara bisa dilihat pada B. Kuesioner
Kuesioner merupakan metode penelitian yang harus dijawab responden untuk menyatakan pandangannya terhadap suatu persoalan. Sebaiknya pertanyaan dibuat dengan bahasa sederhana yang mudah dimengerti dan kalimat-kalimat pendek dengan maksud yang jelas. Penggunaan kuesioner sebagai metode pengumpulan data terdapat beberapa keuntungan, diantaranya adalah pertanyaan yang akan diajukan pada responden dapat distandarkan, responden dapat menjawab kuesioner pada waktu luangnya, pertanyaan yang diajukan dapat dipikirkan terlebih dahulu sehingga jawabannya dapat dipercaya dibandingkan dengan jawaban secara lisan, serta pertanyaan yang diajukan akan lebih tepat dan seragam. Kuesioner dapat dibagi menjadi empat, yaitu:
1. Kuesioner tertutup
Setiap pertanyaan telah disertai sejumlah pilihan jawaban. Responden hanya memilih jawaban yang paling sesuai.
2. Kuesioner terbuka
Dimana tidak terdapat pilihan jawaban sehingga responden haru memformulasikan jawabannya sendiri.
3. Kuesioner kombinasi terbuka dan tertutup
Dimana pertanyaan tertutup kemudian disusul dengan pertanyaan terbuka.
4. Kuesioner semi terbuka
Pertanyaan yang jawabannya telah tersusun rapi, tetapi masih ada kemungkinan tambahan jawaban.
Dalam penelitian ini, digunakan metode pengumpulan data dengan wawancara pada saat awal penelitian.
C. Observasi
Observasi merupakan salah satu teknik pengumpulan data yang cukup efektif untuk mempelajari suatu sistem Observasi merupakan pengamatan secara langsung terhadap kegiatan yang sedang berlangsung. Untuk mendapatkan hasil pengamatan yang baik, pengamatan harus dilakukan dalam waktu yang lama serta pengamat harus membiasakan diri untuk tidak mengganggu kewajaran objek yang diamati sehingga hasil pengamatan dapat optimal.
dari http://ta-tugasakhir.blogspot.com/2007/10/metode-pengumpulan-data.html

A. Wawancara
Wawancara digunakan untuk mendapatkan data secara langsung dari pihak perusahaan. yang merupakan komunikasi dari seseorang pekerja untuk mendapatkan informasi yang sesuai dengan yang diinginkan. Teknik wawancara memakan waktu dan biaya yang sangat besar untuk sampel yang cukup besar dan tersebar. Wawancara berarti komunikasi antara pewawancara dan orang yang diwawancara, hal ini cenderung menimbulkan perbedaan interpretasi antara keduanya. Namun dengan wawancara dapat diperoleh informasi lebih lengkap. Faktor-faktor yang mempengaruhi Interaksi Dalam Wawancara bisa dilihat pada B. Kuesioner
Kuesioner merupakan metode penelitian yang harus dijawab responden untuk menyatakan pandangannya terhadap suatu persoalan. Sebaiknya pertanyaan dibuat dengan bahasa sederhana yang mudah dimengerti dan kalimat-kalimat pendek dengan maksud yang jelas. Penggunaan kuesioner sebagai metode pengumpulan data terdapat beberapa keuntungan, diantaranya adalah pertanyaan yang akan diajukan pada responden dapat distandarkan, responden dapat menjawab kuesioner pada waktu luangnya, pertanyaan yang diajukan dapat dipikirkan terlebih dahulu sehingga jawabannya dapat dipercaya dibandingkan dengan jawaban secara lisan, serta pertanyaan yang diajukan akan lebih tepat dan seragam. Kuesioner dapat dibagi menjadi empat, yaitu:
1. Kuesioner tertutup
Setiap pertanyaan telah disertai sejumlah pilihan jawaban. Responden hanya memilih jawaban yang paling sesuai.
2. Kuesioner terbuka
Dimana tidak terdapat pilihan jawaban sehingga responden haru memformulasikan jawabannya sendiri.
3. Kuesioner kombinasi terbuka dan tertutup
Dimana pertanyaan tertutup kemudian disusul dengan pertanyaan terbuka.
4. Kuesioner semi terbuka
Pertanyaan yang jawabannya telah tersusun rapi, tetapi masih ada kemungkinan tambahan jawaban.
Dalam penelitian ini, digunakan metode pengumpulan data dengan wawancara pada saat awal penelitian.
C. Observasi
Observasi merupakan salah satu teknik pengumpulan data yang cukup efektif untuk mempelajari suatu sistem Observasi merupakan pengamatan secara langsung terhadap kegiatan yang sedang berlangsung. Untuk mendapatkan hasil pengamatan yang baik, pengamatan harus dilakukan dalam waktu yang lama serta pengamat harus membiasakan diri untuk tidak mengganggu kewajaran objek yang diamati sehingga hasil pengamatan dapat optimal.
dari http://ta-tugasakhir.blogspot.com/2007/10/metode-pengumpulan-data.html
Jumat, 13 Maret 2009
MARI HABISKAN BENSIN NASIONAL*
Dunia kian bertambah canggih, transportasipun kian mudah dan cepat. Bahan bakar bensin memang dikonsumsi publik secara masal dan terus-menerus. Naik turunnya harga bensin yang terjadi sangat mempengaruhi pasar. Jadi mumpung harga bensin turun marilah kita memboros-boroskan bensin , mumpung belum PEMILU.
Jangan khawatir bensin abis, toh masih ada bioenergy..hha
Sebuah pernyataan yang kurang tepat, jika berfikir seperti itu. Memang harga bensin sudah menurun, energi terbarukan pun kian mengonversi. Kedepannya memang ancaman kehabisan bensin disinyalir dapat teratasi dengan energi terbarukan tersebut. Namun pemikiran tersebut tidak sepatutnya kita langsung saja mengoptimalkan dan memboros-boroskan bensin.
Kita juga harus memikirkan dampak lainnya, yang mana sesuatu yang berlebihan itu pasti efeknya juga kurang baik. Disini ada beberapa sisi, di satu sisi sesuatu yang berlebihan itu tidak sesuai dengan agama(orang sains juga harus religius hhe), di sisi lain adalah kita harus ingat alam. Ingat alam apa itu maksudnya? Penasaran...tetep stand by and lanjut
Diketahui bahwasanya bensin merupakan bahan bakar fosil yang tidak dapat dipeherbaharui. Sedangkan sumber energi fosil ini dikonsumsi dunia secara santer. Bayangpun eksploitasi bahan bakar fosil ini, energi listrik yang dari bahan bakar fosil(batu bara di PLTU), ber juta-juta pabrik-pabrik, dan tak terhitung kendaraan yang dipakai manusia. Oleh karena itu semakin banyak mengonsumsi bahan bakar fossil ini semakin banyak pula emisi carbon yang dihasilkan. So carbon dioxide yang merupakan pensuplai timbulnya pemanasan global semakin meningkat jumlahnya. Dan bumi semakin panas karena pemanasan global.
APA YANG HARUS DILAKUKAN?
Efisiensi Energi

Ya efisiensi energi memang penting. efisiensi energi ini berfungsi agar penggunaan bahan bakar fosil ini sesuai pada tempatnya, sesuai keperluannya, dan yang penting ingat akan alam.
Dengan efisiensi energi ini dan dibantu dengan energi terbarukan(biofuel,bioethanol,biogas)insya Alloh ntar bumi kita minimal kerusakannya ga semakin parah.
OkeJanganlah kita memboros-boroskan bensin dan bahan bakar fosil lainnya. Mari ingat lingkungan. Dampak yang ditimbulkan. Perubahan bisa timbul dari hal yang terkecil. Bergerak.
konversi ke sepeda kayaknya ga' da ruginya
Kamis, 19 Februari 2009
Teknologi kimia Stembayo Memajukan Sains
Sekolah memang tempat untuk menuntut ilmu, sarana pembelajaran yang efektif untuk siswanya. Terlebih sekolah kejurruan yang menuntut teori untuk kompetensi. Mrngutamakan tallenta dan skill disamping teori.Maka dari itu sekolah kejuruan menang untuk praktiknya.Salah satu kejuruan di Jogja adalah jurusan kimia industri di SMK N 2 Depok.
Dilihat dari nama jurusannnya sudah barang tentu jurusan ini berkecimpung dalam urusan kimia. Pada dasarnya kimia yang diajarkan memang menuntut untuk ke industri untuk selanjutnya. Tak ayal materi-materi yang diajarkan seperti kimia dasar(kimia SMA 123) ini materi untuk kelas awal, kimia organic(ne mempelajari seperti alcohol, al dehid,TNT,dll), gambar teknik, undang-undang keselamatan kerja, penganan limbah, operasi teknik kimia, pesawat tenaga kalor, kimia analisis baik kuantitatif maupun kualitatif, mikrobiologi, asas-asas teknik kimia, dan teori kejuruan lainnya yang dilalab empat tahun di sekolah ini.
Semakin lama kemajuan pun berkembang mengikuti arus teknologi. Selain alat kerja dalam praktik yang semakin modern, seperti spektrometri, alat pengukur pH digital,dll, engan pembelajaran khas millennium, pembelajaran dengan LCD proyektor sering dipakai dan aplikasi flash juga pernah dipakai guruuntuk menerangkan siswanya. Pernah juga diberi tugas membuat webdesain dalam pembelajaran operasi teknik kimia, yang bias di lihat di sini, dan di sini.
Selain itu prestasi-prestasi juga sering diraih. Selain lomba-lomba dan olimpiade kimia yang pernah samapi nasional ini, juga beberapa tawaran job atau istilahnya di sewa, untuk praktik oleh pihak luar, seperti membantu untuk menganalisis limbah., dan juga pernah membantu dalam seminar nasional ‘Sagu dalam Prospek Ketahanan Pangan dan Energi Nasional’ yang dilaksanakan di Univercity Club UGM dengan keynote speaker bapak Mentri Kelautan RI Fredi Numberi, yang mana bertugas memperagakan pengolahan sagu untuk dibuat menjadi ethanol dengan jumlah tim 8 orang. Dan dengan nama tenar sekolah ini kelas 3 Kimia Industri sudah dibooking oleh perusahaan dari PT Timah sebanyak 7 orang, dan dari PT propan raya 2 orang.
LANGKAH METODE ILMIAH
Metode ilmiah atau proses ilmiah merupakan proses keilmuan untuk memperoleh pengetahuan secara sistematis berdasarkan bukti fisis. Ilmuwan melakukan observasi serta membentuk hipotesis dalam usahanya untuk menjelaskan fenomena alam. Prediksi yang dibuat berdasarkan hipotesis tersebut diuji dengan melakukan eksperimen. Jika suatu hipotesis lolos uji berkali-kali, hipotesis tersebut dapat menjadi suatu teori ilmiah.
Langkah langkahnya ialah:
a. Perumusan masalah
Proses kegiatan ilmiah dimulai ketika kita tertarik pada sesuatu hal. Ketertarikan ini karene manusia memiliki sifat perhatian. Pada saat kita tertarik pada sesuatu, sering timbul pertanyaan dalam pikiran kita. Perumusan masalah merupakan langkah untuk mengetahui masalah yang akan dipecahkan sehingga masalah tersebut menjadi jelas batasan, kedudukan, dan alternatif cara untuk memecahkan masalah tersebut. Perumusan masalah juga berarti pertanyaan mengenai suatu objek serta dapat diketahui factor-faktor yang berhubungan dengan objek tersebut.
b. Pembuatan kerangka berfikir
Pembuatan kerangka berfikir merupakan argumentasi yang menjelaskan hubungan antar berbagai faktor yang berkaitan dengan objek dan dapat menjawab permasalahan. Pembuatan kerangka berfikir menggunakan pola berfikir logis, analitis, dan sintesis atas keterangan-keterangan yang diperoleh dari berbagai sumber informasi. Hal itu diperoleh dari wawancara dengan pakar atau dengan pengamatan langsung.
c. Penarikan hipotesis
Hipotesis merupakan dugaan atau jawaban sementara terhadap suatu permasalahan. Penyusunan hipotesis dapat berdasarkan hasil penelitian sebelumnya yang pernah dilakukan oleh orang lain. Dalam penelitian, setiap orang berhak menyusun Hipotesis.
d. Pengujian Hipotesis/eksperiment
Pengujian hipotesis dilakukan dengan cara menganalisis data. Data dapat diperoleh dengan berbagai cara, salah satunya melalui percobaan atau eksperimen. Percobaan yang dilakukan akan menghasilkan data berupa angka untuk memudahkan dalam penarikan kesimpulan.
Pengujian hipotesis juga berarti mengumpulkan bukti-bukti yang relevan dengan hipotesis yang diajukan untuk memperlihatkan apakah terdapat bukti-bukti yang mendukung hipotesis.
e. Penarikan kesimpulan
Penarikan kesimpulan merupakan penilaian apakah sebuah hipotesis yang diajukan itu ditolak atau diterima.
Hipotesis yang diterima dianggap sebagai bagian dari pengetahuan ilmiah, sebab telah memenuhi petrsyaratan keilmuan. Syarat keilmuan yakni mempunyai kerangka penjelasan yang konsisten dengan pengetahuan ilmiah sebelumnya serta telah teruji kebanarannya.

baca ulang
Langkah langkahnya ialah:
Menyusun Rumusan Masalah
a. perumusan masalah
b. pembuatan kerangka berfikir
c. penarikan hipotesis
d. pengujian hipotesis/eksperiment, dan
e. penarikan kesimpulan.
a. Perumusan masalah
Proses kegiatan ilmiah dimulai ketika kita tertarik pada sesuatu hal. Ketertarikan ini karene manusia memiliki sifat perhatian. Pada saat kita tertarik pada sesuatu, sering timbul pertanyaan dalam pikiran kita. Perumusan masalah merupakan langkah untuk mengetahui masalah yang akan dipecahkan sehingga masalah tersebut menjadi jelas batasan, kedudukan, dan alternatif cara untuk memecahkan masalah tersebut. Perumusan masalah juga berarti pertanyaan mengenai suatu objek serta dapat diketahui factor-faktor yang berhubungan dengan objek tersebut.
b. Pembuatan kerangka berfikir
Pembuatan kerangka berfikir merupakan argumentasi yang menjelaskan hubungan antar berbagai faktor yang berkaitan dengan objek dan dapat menjawab permasalahan. Pembuatan kerangka berfikir menggunakan pola berfikir logis, analitis, dan sintesis atas keterangan-keterangan yang diperoleh dari berbagai sumber informasi. Hal itu diperoleh dari wawancara dengan pakar atau dengan pengamatan langsung.
c. Penarikan hipotesis
Hipotesis merupakan dugaan atau jawaban sementara terhadap suatu permasalahan. Penyusunan hipotesis dapat berdasarkan hasil penelitian sebelumnya yang pernah dilakukan oleh orang lain. Dalam penelitian, setiap orang berhak menyusun Hipotesis.
d. Pengujian Hipotesis/eksperiment
Pengujian hipotesis dilakukan dengan cara menganalisis data. Data dapat diperoleh dengan berbagai cara, salah satunya melalui percobaan atau eksperimen. Percobaan yang dilakukan akan menghasilkan data berupa angka untuk memudahkan dalam penarikan kesimpulan.
Pengujian hipotesis juga berarti mengumpulkan bukti-bukti yang relevan dengan hipotesis yang diajukan untuk memperlihatkan apakah terdapat bukti-bukti yang mendukung hipotesis.
e. Penarikan kesimpulan
Penarikan kesimpulan merupakan penilaian apakah sebuah hipotesis yang diajukan itu ditolak atau diterima.
Hipotesis yang diterima dianggap sebagai bagian dari pengetahuan ilmiah, sebab telah memenuhi petrsyaratan keilmuan. Syarat keilmuan yakni mempunyai kerangka penjelasan yang konsisten dengan pengetahuan ilmiah sebelumnya serta telah teruji kebanarannya.
baca ulang
Minggu, 15 Februari 2009
Kembalikan Sepedaku.....!!!
Terlihat sekeliling kota, sekarang berubah. Hiruk pikuk mobil dan motor menghiasi jalan raya. Kepulan asap koloid pencemar kota ini semakin saja melambung tinggi. Koloid aerosol padat tersebut termasuk gas-gas rumah kaca yang semakin banyak jumlahnya semakin tinggi efeknya buat bumi kita.
Gas rumah kaca kata guru saya pada dasarnya memang berguna bagi kesetimbangan alam ini. Gas tersebut tepatnya berfungsi sebagai selimut bumi. Pada malam hari panas matahari masih dapat kita rasakan karena gas rumah kaca. Maksud?
But kini gas-gas rumah kaca yang diproduksi masal oleh manusia kelewat banyak. Ini menyebabkan GLOBAL WARMING . Dan asep-asep itu banyak kita jumpai sekarang. Mobil-mobil, motor-motor, pabrik-pabrik, dll. Di DKI Jakarta, kontribusi bahan pencemar dari kendaraan bermotor ke udara adalah sekitar 70 %. Bahkan jika dilihat emisi gas buang kendaraan bermotor, terdapat CO2 dan CO yang bikin pemanasan global dan sakit paru-paru,Pb yang bikin pusing dan ada penelitian yang katanya bikin IQ turun hii ngeri
Sri Sultan lagi asyik bersepeda
Mari kita selamatkan bumi kita. mulai dari yang kecil namun jika difaktorkalikan akan berdampak besar. Ganti kendaran motor kita dengan sepeda yang multi fungsi bikin sehat, anti polusi, ramah lingkunan, dan melestarikan budaya yang dulu sirna.
Sepeda selain untuk menanggulangi wabah pemanasan global ini, juga mempunyai banyak manfaat.
1. ngirit ongkos
coba kalau pelajar sekarang naik sepeda semua pasti uang jajannya ga terkurangi buat isi bensing yang mahal itu kan.
Ini juga berlaku pada para mahasiswa, pekerja, bahkan boz-boz yang suka naik mobil pribadinya yang isinya cuma dua orang(aduh mubadzir energi itu), walaupun udah kaya tapi bersepeda kan sehat pak.
Sepeda ga butuh bahan bakar. Diharapkan agar penggunanya makan/sarapan terlebih dahulu...hha..sehat bro...
2. fleksibel
mau keadaan yang bagaimanapun sepeda is simple but sure. Melewati sawah tinggal angkat aja, coba mobil atau motor kalau kuat ya silahkan angkat...hhha
Ini juga berlaku saat terjebak macet, melewati sungai/selokan,dll.
Nih lewat tangga aja bisa..
3.Sehat And Art Bro...
Langganan:
Postingan (Atom)
