Senin, 26 Januari 2009

PERANG BUDAYA MORAL REMAJA INDONESIA

...bertahun-tahun, berwindu-windu, rakjat-rakjat Eropah itu mempertuankan
negeri-negerinja di Asia. Berwindu-windu rezeki-rezeki Asia masuk kenegerinja.
Teristimewa Eropah-Baratlah jang bukan main tambah kekajaannja....

Ta’arufil ‘asry
Hawa yang panas,gerah,dan beribu-ribu sinonim dari panas.Mengikuti jejak langkah ribuan pemuda-pemudi bangsa yang bersenyum jenaka padahal mereka sedang menderita.Banyak anak-anak,pemuda-pemudi runtuhkan identitas bangsa.Seniman dan seniwati menjadi biangkeroknya.Berapresiasi berembel-embelkan seni budaya namun merajalela membawa budaya berselingkuh dengan dosa.Memperkosa hakekat seni dan budaya sesungguhnya.Dan negeri tempat terlelap dan bangun di kala pagi menjadi senjakala.Bangsa tercarut-marut dibelai sastra kelamin dan budaya wong edan.
Ekspresi seni dengan life style.Boleh-boleh saja.Hakmu untuk berseni.Tapi seni atau air seni,jangan-jangan air mani? Sesuatu yang indah yang bisa di sapa seni tersebut sangat identik dengan budaya.Dimana ada seni lahirlah budaya.Maka hati-hatilah dalam mengekspresikan seni dan mengambil budaya.
Inilah hawa dunia sekarang.Memang bukan mungkin lagi jika ciri-ciri kiamat sudah terlihat.Budaya yang merajalela berganti kulit mengimpor barat dan dimakan mentah-mentah.Kalau remajanya orang alim sih pasti sudah muntah-muntah setelah makan gituan.Tapi ini remajanya sudah tak mengenal agamanya.Dan agama hanya dijadikan syarat agar diakui menjadi warga Indonesia.Moral bejat telah dirasuki oleh pola pikir barat.Menjadikan Indonesia tergeletak berisi remajanya yang mencuat perhiasan kelamin dan liberalisme pemimpinnya.
Terlihat di sekeliling kita dunia gemerlap di tengah rakyat yang sedang terlelap budaya remaja menjadi ancaman bagi kelanjutan bangsa.Bagaimana tidak,identitasnya sudah luntur tercuci oleh sabun buatan dari luar negeri.Iseng-iseng saya melihat televisi yang acara buat para remaja.Karena ditengah-tengah gencarnya peran indusri,industri entertainmentlah yang melambung tinggi dengan mudahnya yang mudah disusupi para teknokrat barat dengan liberalisnya dan konspirasi liciknya. Tayangan silih berganti dan iklan di sana-sini.Gambaran yang secara gamblang mengajak para penikmatnya untuk terjun mengikuti arus yang dibawanya.Acara MTV yang berpengaruh besar terhadap budaya remaja. MTV yang bisa dibilang acara khusus kawula muda ini memang member efek yang besar terhadap kehidupan di era global ini.MTV Pop Style adalah suatu acara khusus yang menyajikan tontonan mengenai gaya dandan artis-artis dalam dan luar negeri.Dalam acara yang berdurasi kurang lebih 15 menit ini,MTV memberikan kiat dan saran bagaimana agar bisa berdandan ala pesohor(selebritis) ternama.Tak ayal diundang selebritis seperti Missy Elliot,Avril Lavigne,Pink,Oasis,Korn,dll. Isinya tentang pembahasan cara mereka dandan,aksesoris yng mereka pakai,nama gaya dandanan mereka,dll.Dan itulah yang malah sering kawula muda tongkrongi dan mengambil dari budaya yang tak jelas manfaatnya.Pernak pernik seperti kalung,perching,tattoo,dan aneka petingsing lainnya menjadi dikonsumsi remaja.Mungkin karena kebebasan yang dijunjungkan sehingga dijadikan alasan halal bagi mereka.Bak artis luar negeri,life style mereka ditiru habis-habisan.Dan masih banyak acara televisi lainnya yang mengajak umat remaja untuk alih budaya seperti planet remaja,berbagai sinetron,dan film.Malahan di beberapa stasiun TV menayangkan acara dewasa yang ditayangkan larut malam.Padahal waktu saya SMP temen-temen saya suka ngobrolin tentang tayangan itu setelah malamnya mengumbar nafsunya dalam tayangan itu.Maklum di SMP saya pernah salah pergaulan.Lha wong anak TK aja sudah tahu pacaran!
Di tengah senyapnya dunia saat mayoritas manusia pada tidur sebagian remaja berpesta DJ dihiasi kemolekan dan erotisnya sexy dancer mereka terlelap kebudayaan sesat yang berkutat.Malahan di kalangan SMA sederajat sering mngadakan acara yang dihiasi sexy dancer itu sendiri.Sungguh pesta syahwat dikalangan masa dini.Pernah suatu ketika saya main ke rumah teman,secara tak sengaja melihat majalah HAI yang merupakan majalah remaja terkenal.Dan sebagai remaja yang masih duduk di bangku kelas 2 SMK membuat saya ingin tahu apa sih yang di kupas dan diajarkan oleh majalah itu.Setelah melihat-lihat saya terus geleng-geleng kepala.Pantas moral remaja ini hancur.Okey saya akui kalau banyak remaja yang pintar-pintar tapi nggak tahu bagaimana moralnya.Lha yang dikupas ini kok tentang seragam seksi yang dipakai cewek.Yang mana majalah tersebut mengajak para cewek SMA untuk memakai seragam seksi dengan segala bujuk rayunya.Dengan alasan biar gaul,seksi dan menarik tentunya.Dan di majalah tersebut mempublishkan komentar dari para cowok SMA mengenai seragam seksi cewek.Sama aja cowoknya,semuanya komentarnya menandakan setuju,walaupun ada salah satu yang masih melihat sisi negatifnya.Salah satu alasannya untuk memperindah pemandangan.Dasar nafsu amarah.
Merambat dari masalah semakin melebarnya aurat yang diumbar.Sebagai seorang remaja saya kenal betul budaya yang sedang mengenanya.Tidak jauh-jauh kali ini adalah budaya sepep atau bokep.Suatukali saya ngonangi teman saya yang duduk di pojok memegang HPnya.Tak taunya sedang nyepep.Memang video itu gampang ditemukan diwarnet,rentalan CD,ataupun lewat infrared dan bluetoth dari HP.Gampang sekali tersebar karena para remaja kebanyakan masih labil kepribadiannya lha wong yang ndeso di jogja teman-teman saya banyak yang punya kok apa lagi di kota.Bedanya mungkin kalau yang remaja ndeso bentuknya lebih ke kepingan CD yang ditonton secara menggerombol.Maklum yang punya VCD terbatas dan umumnya CD tersebut digilir buat dipinjamkan kepada teman lainnya.Dan hal itu sudah membudaya waktu saya masih SMP.Dan di kota lebih ke media HP yang videonya biasanya dilihat dalam format 3GP.Padahal budaya sepep sangat merusak moral remaja.Video yang fullgar dalam hal hubungan seks.Maaf tidak saya berikan contoh macam apa secara jelas yang dilihat dalam sepep ini supaya tidak terjadi nafsu.Memang awalnya dilihat doang.Tapi justru pendidikan seks yang salah ini yang menyebabkan remaja salah jalan.Sebelum nikah sudah kawin duluan.Sungguh terlalu.
Dari melihat ke manefestasinya.Budaya free sex menjadi idaman.Karena remaja umumnya adalah pelajar maka kita merambak ke Kota Pelajar.Bagaimanakah kehidupan free sexnya di sana? Iip Wijayanto, seorang peneliti, yang menghasilkan kesimpulan bahwa bahwa kemudian dia menemukan 97,05 persen di antara 1.600 mahasiswi di 16 kampus yang kos di wilayah Jogja Utara mengakui pernah berhubungan seks sebelum menikah (tak perawan).Keadaan yang dapat representatif menggambarkan remaja dengan pernak-pernik duniawinya.Sudah tak asing kalau itu terjadi.Lihat saja disekeliling kita banyak sekali tempat-tempat yang menjadi nongkrongnya anak muda dengan ikhtilat ,berkhalwat bersama lawan jenis sampai larut malam.Dan pulangnya tidak tahu pasangan tersebut menginap dimana atau sewa hotel mana.
Semua itulah yang terjadi di Indonesiaku.Remaja yang menjadi tulang punggung bangsa,yang telah diwanti-wanti para pahlawan kusuma bangsa untuk meneruskan kemerdekaan ini.Dan nenek moyang yang telah mewarisi budaya Indonesia pasti geleng kepala andaikan masih hidup.Sungguh budaya moral yang gagal.

Mimikri
Budaya Indonesia memang sedang ganti warna pada kulitnya.Yang semula berwarna,cerah,penuh dengan corak yang saling berkombinasi menghasilkan suatu perpaduan yang selaras indah nan elok.Namun sekarang telah berubah menjadi gelap,kumal,punya corak tapi acak-acakan dan terlihat sekali kalau corak itu sama sekali tidak sesuai dengan kepribadiannya.
Jaman dahulu belum ada internet,handphone,laptop,dan seubrek modernisasi pembangunan lainnya.Orang-orang masih sering naik sepeda sebagai alat transportasinya.Malahan bapak saya dan ibu saya itu kuliahnya naik sepeda,karena yang punya motor itu relatif orang yang kaya,apalagi yang punya mobil.Komunikasi antar wilayah atau antar pulau masih menggunakan surat yang dikirimkan ke kantor POS.Tidak seperti sekarang tukang becak saja
Namun walau dibilang jaman dahulu itu katrok,jaman dahulu budayanya masih utuh.Tidak seperti sekarang yang telah terkikis dimakan budaya asing.Kalau simbah-simbah sedang bercerita tentang jaman dahulu,beliau pasti bercerita dengan semangat.Karena memang beliau rindu akan suasana yang dahulu.Suasana yang masih asli dan tidak tercemar oleh budaya asing.
Anak perempuan tidak boleh keluar rumah malam-malam.Karena bisa dicap sebagai perempuan yang buruk perilakunya.Tidak seperti sekarang,cewek-cewek tidak sulit ditemukan waktu malam hari.Apalagi sering kita lihat sedang berduaan dengan pacarnya dengan rok mini dan tangtop sampai larut malam.Pertama-tama di tempat yang agak rame,lalu timbul nafsu yang berlebih yang membuat berpindah ke tempat yang agak sepi,lalu beranjak ke tempat yang lebih sepi.Beberapa bulan kemudian keluarlah adek bayi.Memang sangat berguna wewanti dari simbah.Andaikan cewek-cewek itu tidak sering keluar malam pasti mereka tidak keributan ngurus anak atau cari iklan di bangjo yang bertuliskan,”TELAT DATANG BULAN HUB.(biasanya nomer hp atau telepon).”Dan penelitian di jogja yang dilakukan Iip Wijayanto pasti berkata lain.
Menjelang maghrib atau sesudah maghrib sampai ‘isyak adalah waktu remaja Islam untuk ngaji.Mempelajari Alqur’an dan mendengarkan Uztad atau Uztadah berceramah tentang dienul Islam.Berteman dan saling mengakrabkan diri dengan lingkungan yang berakhlak mulia.Membentuk jati diri muslim-muslimah sejati.Namun sekarang,kalau anak muda disuruh ngaji jawabannya malah,”Capek deh,hari gini masih ngaji!”Remaja sekarang menilai ngaji itu kuno atau kasarannya katrok,ndeso,dan kuper.Waktu tersebut malah sering mereka gunakan untuk main atau nongkrong.Walaupun masih ada sebagian kecil yang suka ngaji di masjid.
Ibu saya sudah pernah dilamar waktu SD.Wow,dini amat!Namun Ibu saya merampungkan kuliahnya dahulu sebelum menikah dengan bapak.Dan memang jaman dahulu itu nikah muda masih membudaya.Baru umur menginjak belasan tahun sudah menikah.Kata orang dahulu sih anak perempuan yang belum menikah hingga usia kurang lebih 20 tahun dikatakan perempuan yang tidak laku.Dan sekarang sudah dihimbau oleh Negara ini untuk tidak nikah dini,dengan alasan kepadatan penduduk.Namun sekarang masih sering tuh budaya nikah muda.Tapi kali ini lain ceritanya,nikah muda di sini bukan desebabkan dari budaya turunan dari simbah dahulu.Melainkan nikah muda di sini disebabkan oleh anaknya sudah ada duluan di waktu muda dan baru dilanjutkan ke pernikahan.Sama saja dong,akhrirnya juga kepadatan penduduk.Eh lain nding,kan masih banyak yang aborsi jadi kepadatan penduduknya dapat terkurangi.
Sebenarnya saya sangat setuju dengan nikah muda yang turun-temurun telah diwariskan oleh nenek moyang kita.Ditinjau dari perilaku dan keadaan anak muda sekarang memang cocok dibudayakan nikah muda.Sekarang yang mana duluan,nikah atau seks duluan?Tentu jawabannya nikah terlebih dahulu baru kemudian dilanjutkan hubungan suami istri.Dan yang terjadi saat ini malah terbalik.Seks duluan baru kemudian nikah.Dan hal itu membuat moral semakin bejat dan menambah dosa-dosanya yang berlimpah ruah.Coba kalau nikah muda masih membudaya pasti tidak terjadi dosa-dosa tersebut.Lha dari pada seks bebas yang malah merusak moral dan menambah dosa,mending mana sama nikah muda?
Dari Adsorbsi ke Absorbsi Lalu Aborsi
Sebagai siswa SMK jurusan Kimia saya tidak asing dengan istilah adsorbsi dan absorbsi.Adapun istilah adsorbsi merupakan peristiwa penyerapan atau penjerapan pada lapisan permukaan atau antar fasa, dimana molekul dari suatu materi terkumpul pada bahan pengadsorbsi atau adsorben.Sedangkan absorpsi merupakan peristiwa penyerapan atau penjerapan konsentrasi zat pada suatu benda dengan penyerap yang dilakukan sampai isi dalam zat.
Jaman sekarang budaya dan life style juga mengalami proses adsorbsi dan absorbsi.Namun bukan materi yang diadsorbsi dan diabsorbsi.Melainkan mengadsorbsi dan mengabsorbsi budaya barat.Diawali dengan mengadsorbsi dengan cara menjerat budaya itu yaitu dengan cara menerimanya,membolehkan budaya itu datang,malahan menariknya untuk bersama ikut dengan budaya kita.Ini seperti politik almarhum Ali Sadikin yang merupakan gubernur DKI Jakarta sebelum Fauzi Bowo dan Sutiyoso.Beliau yang mengubah Jakarta sebagai kota metropolitan dengan cara menjiplak kota Jakarta seperti halnya kota-kota negara maju.Namun bukan hanya membangun gedung-gedung tinggi yang menjulang,diskotik-diskotik juga ikut dibangun.Sehingga budaya barat teradsorbsi.Setelah diadsorbsi dilanjutkan dengan absorbsi.Sekarang mulai diserap se-isi-isinya,diterima budaya barat tersebut,ditiru dan diterapakan,dijadikannya budaya barat tersebut sebagai life stylenya.Dari mengenalnya lalu mempraktikkannya.Dari mulai pergaulan bebas yang diakhiri dengan membudayanya aborsi yang tentu saja bertentangan keras dengan budaya Indonesia pada umumnya.
Perang Sudah Dimulai
Perang terjadi diawali konflik yang timbul dari serangan lawan maupun kita sendiri yang menyerang.Dan kita telah diserang oleh budaya barat.Ideologi kapitalisme diam-diam di gencarkan.Bak rudal-rudal yang dijatuhkan oleh Israel dan Amerika ke Palestina.Tak henti-hentinya serangan itu berakhir.Malahan semakin lama korban-korban menjadi semakin banyak.Para korban telah meninggalkan budaya aslinya.Pikirannya tercuci ideologi setan.Moralnya rusak parah.Dan korban kini menjadi berpihak kepada lawan.Semakin banyak korban,semakin banyak pula korban yang menjadi lawan.Sehingga serangan semakin gencar dan semakin kuat.Dan budaya barat kini menjadi budayanya masyarakat umum.Rok mini,tang top,free sex,perching,tattoo,dan diskotik telah dianggab legal.
Memang bangsa ini ingin maju.Dan pemikiran barat boleh kok dikonsumsi.Masak mau hidup katrok terus?Bangsa ini juga mau dong tumbuh menjadi bangsa yang modern yang peka teknologi dan dikenal kalangan internasional.Makanya bangsa ini mau menerima ilmu dari barat.Mau belajar apa sih computer?Apa sih internet?Namun seharusnya yang diterima bukan seluruh budaya barat itu.Bangsa ini seharusnya dapat memfilter budaya barat yang masuk.Jangan sampai cuma budaya free sex dan permissivisme (perilaku serba boleh) yang hanya dikonsumsi bangsa ini.Cukup sudah akibat ulah budaya dan ideologi barat yang diabsorbsi.Adanya kasus majalah Play Boy,berdirinya JIL(Jamaah Islam Liberal),berdirinya FKY(Forum Utan Kayu) yang menyulap seni menjadi seni kelamin,dan mereka yang mempertuhankan kebebasan walaupun kebebasan itu menyalahi budaya aslinya,aturan pemerintahannya,dan yang terpenting menyalahi aturan agamanya.Wa Allahua’lam bisshowab.

2 komentar:

  1. Kakean postingmu iku, ketoro nek kopas=kopi paste. Wis nunut link ae. Males moco sibuk ndek kantor kon moco sak munu keh e. Huft...CPD.

    Postingan terbaru arqu3fiq : Free Download Mp3 April 2009

    BalasHapus